Petani Ngawen Panen Padi, Per Hektar Dapat Pendapatan Kotor Puluhan Juta

  • Bagikan
IMG 20210607 WA0005
IMG 20210607 WA0005

Ngawen, (kupass.com)–Kelompok Tani (Polan) Mertani yang berada di Padukuhan Candi, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen belum lama melaksanakan panen raya musim tanam kedua. Panen padi jenis Hibrida ini mendapatkan hasil yang cukup lumayan, petani dapat memperoleh hasil kotor puluhan juta per hektar setiap kali panen.

Ketua Poktan Mertani Sukirno menjelaskan panen padi Hibrida ini, kelompok tani memanfaatkan lahan seluas 17 dari total 30 hektar lahan. Dari total panen petani mendapatkan hasil sebanyak 11,6 ton gabah kering yang setara dengan 9,4 ton gabah kering giling setuap hektar nya. Dia memperkirakan pendapatan kotor yang didapat petani dari hasil panen saat ini mencapai Rp 671.160.000.

Baca Juga:  Banyak Tambang Beroperasi di Gunungkidul Tanpa Disertai Izin

“Jumlah tersebut dihitung berdasarkan harga gabah yang mencapai Rp4.200 per kilo. Kalau dihitung per hektar, pendapatan kotor petani sekitar Rp 39.480.000,”kata Sukirno, Senin (07/06/2021).

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul Bambang Wisnu Broto menjelaskan bahwa,
hasil panen Poktan tersebut tergolong tinggi di Kapanewon Ngawen. Hal ini lantaran didukung kondisi cuaca sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih maksimal.

“Hingga bulan Mei kemarin, Kabupaten Gunungkidul masih mendapatkan hujan rerata 2 hari dengan angka curah hujan mencapai 16,2 milimeter. Ini membantu para petani untuk memperoleh panen padi. Para petani diharapkan melakukan budidaya tanaman pangan dengan baik sehingga memperoleh hasil yang optimal,”terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *