Semarakan Satu Dasawarsa UU Keistimewaan, Berbagai Potensi Kalurahan Rintisan Budaya Ditampilkan

Bupati Gunungkidul Sunaryanta
Bupati Gunungkidul Sunaryanta

Wonosari, (kupass.com)–Untuk memperingati dan menyemarakkan satu dasawarsa Undang-undang Keistimewaan DIY sejumlah potensi Kalurahan rintisan budaya ditampilkan. Bertempat di Alun-alun Wonosari, gelar potensi yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul ini akan berlangsung selama 5 hari.

Dibuka langsung oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta pada Selasa (07/09/2022), kegiatan ini diikuti sebanyak 30 Kalurahan di Kabupaten Gunungkidul berstatus rintisan budaya

“Penyelenggaraan dalam kegiatan ini menggunakan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dana keistimewaan,”terang Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Gunungkidul Agus Mantara.

Menurutnya gelar potensi berisi tentang pagelaran seni dan tradisi kebudayaan yakni dolanan anak, kuliner, kerajinan dan warisan cagar budaya. Seluruh peserta yang terlibat memamerkan potensi seni dan berbagai aspek budaya yang masih lestari dan berkembang.

“Kami gelar mulai tanggal 6 sampai 10 September mendatang,”katanya

Agus berujar bahwa kegiatan gelar potensi ini dapat disaksikan secara live streaming di akun youtube Kebudayaan Gunungkidul. Nantinya pada acara puncak Kundha Kabudayan nanti akan menetapkan 5 juara. Pengambilan juara sesuai dengan penilaian dewan juri diantaranya berasal dari ISI, seniman Jogja, dan dewan budaya Gunungkidul.

“Juara 1 memperoleh hadiah Rp15 juta, juara 2 Rp12,5 juta, juara 3 Rp10 juta, juara 4 Rp8 juta, dan juara 5 Rp6 juta,”terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengapresiasi dan memberikan sambutan positif atas terlaksananya gelar potensi kalurahan rintisan budaya ini. Sunaryanta berharap, nantinya jumlah kalurahan yang berstatus rintisan budaya terus bertambah.

“Kami juga berharap, gelar potensi dampaknya mampu menyasar generasi muda. Sebab mereka yang akan melanjutkan segenap upaya merawat dan mengembangkan tradisi, seni serta budaya lokal secara umum,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *