Images (45)

Kesaksian Warga Rejosari, Menunggu Di Luar Kamar Hotel Ketika Istrinya Berbuat “Anu” Dengan Pak Lurah

Semin, (kupass.com)–Kecurigaan warga masyarakat Kalurahan Rejosari Kepanewon Semin yang menduga Lurah Rejosari Pal hobi melakukan perselingkuhan ternyata bukan isapan jempol belaka. Salah satu warga bernama Dar, yang juga tetangga Pal mengaku pernah menjadi korban perilaku orang nomor satu di Kalurahan Rejosari itu.

Kepada wartawan kupass.com, Dar menceritakan secara gamblang bahwa kehidupan keluarganya pernah terusik oleh tingkah laku Pal. Lurah Rejosari itu pernah menjadi orang ketiga dalam biduk rumah tangga Dar dan istrinya.

“Banyak orang yang tahu memang betul
Lurah terkenal (suka selingkuh). Beberapa kali melakukan perselingkuhan atau suka ngrusuhi bojone tonggo, “kata Dar geram, Selasa (15/12/2020).

Dar mengaku bahwa dirinya merupakan tetangga dekat satu RT dengan mantan Pamong Jagabaya itu. Dia membeberkan istrinya dahulu pernah diselingkuhi oleh Pal, bahkan Dar sudah beberapa kali memperingatkan agar tidak melakukan tindakan tersebut kepada istrinya.

Baca Juga:  Dicegat Polisi Lantaran Tak Bawa Hasil Rapid Test Antigen, 18 Kendaraan Disuruh Putar Balik

“Karena tetangga dekat sudah saya peringatkan tetapi ingkar, “katanya.

Dengan nada lirih Dar membeberkan, kejadian pilu itu berlangsung pada beberapa tahun silam. Dar ingin membuktikan dengan secara langsung menggrebek saat istrinya berhubungan intim dengan Pal.

“Saya sendiri yang menangkap, waktu itu di wilayah Wonogiri (Penginapan). Saya buktikan ternyata benar, saya tunggu sampai keluar. Istri saya dan dia mengakui, akhirnya penyelesaiannya di Padukuhan. Karena kalau saya laporkan saya masih ada toleransi,”terangnya.

Menurut Dar, dia menyayangkan langkah Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Rejosari yang belum melakukan tindakan tegas atas kejadian tersebut. Bahkan ketika beberapa waktu lalu Pal tertangkap basah melakukan perselingkuhan dengan warganya, BPKal lambat dalam merespon.

“Tingkah laku Lurah menurut saya sangat mencoreng nama baik Kalurahan Rejosari. Tidak pantas menjadi Lurah karena dia sudah Haji tapi perilakunya seperti itu,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *