Gelontor Dana Ratusan Juta, Baznas Gunungkidul Lakukan Program Bedah Rumah Bagi Warga Tidak Mampu

Bedah Rumah Baznas
Bedah Rumah Baznas

Playen, (kupass.com)–Warga Padukuhan Sawahan 1, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen bernama Sudar Istanto kini mempunyai rumah anyar. Dia mendapatkan program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gunungkidul.
Peresmian program bedah rumah sendiri dilaksanakan pada Senin (15/08/2022).

Ketua Baznas Kabupaten Gunungkidul Mustangid menuturkan bahwa, peresmian bedah rumah tahun 2022 sudah berjalan pada tahap ketiga dengan jumlah 39 rumah. Jumlah tersebut menghabiskan biaya dari Baznas dan Masyarakat total sekitar Rp 490 Juta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang peduli membantu sehingga bersama Baznas kita atasi masalah Sosial. Semoga semakin berkah,”terangnya, Selasa (16/08/2022).

Disamping peresmian bedah rumah Baznas Gunungkidul juga menyalurkan sembako sejumlah 75 paket serta bantuan modal usaha. Diharapkan bantuan modal usaha ini dapat mengangkat mustahik menjadi Muzakki.

“Rencana tahun ini memikirkan bagaimana peduli yatim piatu karena tercatat ada 1700 anak yang masih sekolah di SD/SMP.
Semoga gerakan kewajiban membayar zakat melalui Baznas khususnya bagi ASN di wilayah Gunungkidul menjadi teladan masyarakat sehingga humlahnya meningkat,”imbuhnya.

Menurut Mustangid, sebagai lembaga yang diberi tugas dan tanggung jawab kepada Bupati untuk menghimpun dan menyalurkan zakat infaq dan shodaqoh ASN di Gunungkidul. Baznas berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pemerintah mengatasi permasalahan sosial.

“Kedisiplinan dan kepatuhan ASN yang beragama Islam memenuhi kewajiban Zakat, infaq dan shodaqoh sebagaimana memenuhi kewajiban sholat dan puasa memiliki manfaat yang besar dalam mengatasi permasalahan sesama,”kata dia.

Zakat infaq Sodaqoh harus disadari sebagai investasi akhirat yang nyata dan abadi. Yang besarnya hanya 2,5 % atau setiap penghasilan Rp. 1 juta hanya membayar Rp. 25.000,00. Tetapi banyak diantara kita memiliki sikap “owel” belum mau memenuhi kewajibannya. Sementara untuk kepentingan dunia mudah mengeluarkan.

*Zakat sebagai pembersih harta kita. Sebab di dalam rezeki kita ada hak orang lain. Saat ini Baznas Gunungkidul sebelum melakukan upaya berdakwah kepada masyarakat yang berkecukupan untuk menunaikan Zakat, untuk keteladanan prioritas berdakwah kepada Pegawai Negeri/ASN yang berada di Gunungkidul baik Instansi Vertikal DIY dan ASN dilingkungan Pemda Gunungkidul. Jika langkah ini berhasil maka bisa membantu Pemerintah dalam penanganan masalah Sosial bertahap teratasi,”tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengapresiasi langkah yang diupayakan oleh Baznas dengan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Hal ini membuat warga masyarakat semakin merasakan kontribusi Baznas dalam meringankan beban sosial ekonomi warga Masyarakat Gunungkidul. Dalam banyak kesempatan program sosial kemanusiaan sangat dibutuhkan.

“Mencermati program baznas patut diapresiasi karena berhasil melakukan tata kelola yang efektif dan efisian. Semua program ini mendapatkan sambutan positif dan dukungan dari semua pihak karena sudah sesuai dengan misi yang mulia,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.