Optimalisasi Pajak Daerah, Pemda Gunungkidul Pasang Alat Rekam Transaksi Sesuai Arahan KPK

Bupati Bersama Wajib Pajak
Bupati Bersama Wajib Pajak

Wonosari, (kupass.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus melakukan upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak hotel dan restoran. Upaya nyata yang dilakukan tersebut dilakukan dengan cara pemasangan Alat Rekam Transaksi (Tapping Box) pada Hotel dan Restoran sesuai arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta menjelaskan, PAD Gunungkidul sampai saat ini masih menjadi tumpuan dalam pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Jika dilihat kontribusi PAD terhadap total Pendapatan Daerah dari tahun ke tahun mengalami kenaikan.

“Pada tahun 2022 Total Pendapatan Daerah sebesar Rp 1.947.331.885.318,00 dari jumlah tersebut kontribusi Pendapatan Asli Daerah baru sebesar Rp. 251.205.703.887,00 atau sebesar 12,90 %. Dengan demikian pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masih bertumpu dari dana-dana pusat seperti Dana Perimbangan atau Dana Bagi Hasil,”katanya saat menggelar Gathering bersama puluhan wajib pajak, Kamis (28/07/2022).

Pemda sendiri telah membangun komitmen kepada wajib pajak untuk menggunakan Alat Perekam Transaksi (Tapping Box) pada setiap transaksinya;

“Kami memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas peran serta dan komitmen wajib pajak hotel dan restoran dalam menggunakan alat perekam transaksi (Tapping Box) sebagai dasar pembayaran pajak daerah dalam upaya Optimalisasi PAD untuk mendukung kemandirian daerah,”terangnya.

Sementara itu salah satu wajib pajak yang hadir dalam kesempatan ini Muhammad Solikhin mengaku akan mendukung upaya Pemerintah dalam meningkatkan PAD Gunungkidul. Hal ini dilakukannya melalui pembayaran pajak hotel dan restoran dengan cara menambahkan 10 % pada bill/tagihan yang dibayarkan oleh konsumen.

“Tempat usaha kami sudah memasang alat rekam transaksi (Tapping Box) serta telah menghitung, melaporkan dan membayar Pajak Hotel dan Restoran sesuai dengan omset setiap bulannya,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.