Jembatan Penghubung Gunungkidul – Klaten Diresmikan Bupati, Tingkatkan Arus Ekonomi Zona Utara

Peresmian Jembatan
Peresmian Jembatan

Gedangsari, (kupass.com)–Jembatan Rejosari III di Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari diresmikan oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Kamis (20/01/2022). Proyek pembangunan jembatan yang menghabiskan anggaran milyaran rupiah itu diharapkan dapat meningkatkan arus ekonomi di Kabupaten Gunungkidul zona utara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul Irawan Jatmiko memaparkan bahwa proyek ini dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gunungkidul tahun 2022.

“Anggarannya total mencapai Rp2.362.794.000,00. Jumlah ini diperuntukkan pembangunan jembatan, saluran air dan talud jalan,”ujar Irawan.

Dia menambahkan bahwa jembatan ini memiliki dimensi lebar 7,5 meter dan panjang 3,5 meter. Dia merinci bahwa anggaran untuk pembangunan ini digunakan untuk pembangunan talud sepanjang 301 meter, saluran sepanjang 295 meter, dan jalan sepanjang 410 meter.

“Jalan ini termasuk akses utama bagi warga dan menjadi penghubung Gunungkidul-Klaten, Jawa Tengah dan sebaliknya.
Jika akses ini ditingkatkan, saya optimis arus ekonomi hingga wisata di zona utara dapat berkembang,”terangnya.

Peresmian Reservoir
Peresmian Reservoir

Sementara itu di kesempatan yang sama Bupati Gunungkidul Sunaryanta menjelaskan bahwa keberadaan infrastruktur itu disebut sebagai pemerataan pembangunan. Dia mengaku bahwa selama ini pertumbuhan ekonomi di zona utara belum sebaik seperti yang ada di zona selatan.

“Kami fokus bagaimana agar zona utara bisa berkembang secara ekonomi, lewat pembangunan infrastruktur,”kata Bupati.

Kreativitas dan inovasi khususnya pergerakan bagi anak muda dikatakan Bupati sangat diperlukan. Hal ini semata-mata guna pengembangan potensi wilayah Kabupaten Gunungkidul khususnya di zona utara.

“Tentunya perlu proses tidak serta merta dapat merubah juga tergantung kemampuan anggaran,”imbuhnya.

Infrastruktur lainnya yang diresmikan Bupati adalah bak reservoir dan jaringan irigasi di Bendung Pakel, Kalurahan Karangsari, Kapanewon Semin. Dengan anggaran Rp 3 milyar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Irigasi 2021 dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop. Pembangunan SPAM ini menghabiskan dana sebesar Rp 2,7 milyar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.