IMG 20210526 WA0045

Dalil Dan Empat Keutamaan Sholat Gerhana Bulan

Gunungkidul, (kupass.com)–Pada Rabu (26/05/2021) fenomena alam Gerhana Bulan Total terjadi pukul 18.08 hingga 18.26 WIB. Bagi warga masyarakat umat Islam tak terkecuali di Gunungkidul, ibadah sholat sunnah gerhana bulan menjadi anjuran. Selain terdapat dalil yang shohih terdapat beberapa keutamaan bagi umat muslim melaksanakan sholat Gerhana ini.

Sebagai kaum muslimin yang beriman, hendaknya kita mengikuti apa yang telah dijalankan oleh Rasulullah. Ketika terjadi gerhana, maka Nabi Muhammad SAW akan bersegera mengerjakan sholat gerhana.

Aisyah r.a. dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Muslim menjelaskan bahwa telah terjadi gerhana matahari di zaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, kemudian beliau mengutus seorang untuk menyeru “Ash-sholatul Jami’ah,” maka mereka pun berkumpul dan beliau maju bertakbir dan sholat dua rakaat dengan empat rukuk dan empat sujud.” (HR.Muslim).

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah,” (HR. Bukhari).

Umat Muslim Melaksanakan Sholat Gerhana

Umat Muslim Melaksanakan Sholat Gerhana


Usai melaksanakan sholat gerhana, umat islam pun dianjurkan untuk memvaca doa sebagai berikut:

اللهم احله علينا بالامن والامان و السلامة والاسلام حلال خير و رشد

Allahumma ahillahu ‘alaina bil amni wal imani was salamati wal islami. Hilalu khairin wa rusydin.

Artinya, Wahai Tuhanku, terangkanlah ini bulan di atas kami dengan sentosa, iman, selamat, dan islam. Ini bulan menerangkan kebaikan dan petunjuk.

Terdapat sejumlah 4 keutamaan melaksanakan Sholat Gerhana, keutaman tersebut yakni :

1. Membuat Manusia Mengingat Kekuasaan Allah

Keutamaan sholat gerhana dapat menjadi sarana orang Islam yang beriman untuk mengingat kekuasaan Allah. Rasulullah bersabda dalam khutbah usai sholat gerhana bersama para Sahabat, bahwa “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah,”

Ketika fenomena gerhana terjadi, umat dapat melihat betapa maha besar dan maha kuasanya Allah SWT. Allah mampu menggerakkan tata surya hingga terjadi gerhana bulan atau gerhana matahari. Karena itulah manusia harus bersegera sholat dengan rukuk dan sujud yang lama dalam shalay gerhana. Tujuannya untuk menunjukkan penghambaan kita kepada Allah yang Maha Kuasa.

2. Membuat Manusia Takut

Dalam sabdanya, Rasulullah menjelaskan bahwa terjadinya gerhana adalah untuk menakut-nakuti, agar manusia takut kepada Allah. Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya ketika tertutup cahaya matahari dan bulan (gerhana) bukanlah sebab karena ada yang mati atau karena ada yang hidup, namun itu adalah tanda kuasa Allah untuk menakut-nakuti hambaNya dengan terjadi gerhana tersebut”.

Baca Juga:  Tak Hanya He Ha, Dua Wahana Wisata Lain Milik Investor Kelas Kakap Ternyata Juga Belum Berizin

Dalam surat Al Isra ayat 59 Allah berfirman, “Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti”. Jelaslah gerhana matahari dan bulan, yang merupakan tanda kekuasaan Allah, terjadi untuk menakut-nakuti umat manusia.

Karena itu, ketika gerhana bulan terjadi, orang yang beriman seharusnya merasa takut dan menunjukkannya dengan bersegera menghadap Allah lewat sholat gerhana. Gerhana matahari dan gerhana bulan bukanlah sekedar peristiwa yang disambut dengan euforia meriah dan rasa takjub semata.

Tunduknya manusia kepada RabbNya bisa ditunjukkan dengan sujud dan rukuk yang lama dalam sholat sunnah gerhana. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya agar mendirikan sholat dengan sujud dan rukuk yang panjang ketika gerhana terjadi. Hal itu merupakan keutamaan sholat gerhana

Ibnu Abbas menuturkan bahwa “Terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, lalu beliau sholat dan orang-orang mengikuti sholat beliau. Kemudian beliau berdiri dalam waktu yang sangat panjang sepanjang sekitar bacaan surat Al-Baqarah. Kemudian beliau rukuk dengan rukuk yang sangat panjang. Kemudian beliau berdiri cukup panjang, namun lebih pendek dari yang pertama. Kemudian beliau rukuk dengan rukuk yang cukup panjang, namun lebih pendek daripada rukuk yang pertama” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Kesempatan untuk Bersegera Beramal Sholeh

Sebagai manusia, kita hendaknya senantiasa bersegera mematuhi perintah Allah. Sebagai utusan Allah, Nabi Muhammad SAW juga memberikan panduan agar umat muslim bersegera untuk beramal sholeh. Keutamaan sholat gerhana adalah sebagai kesempatan untuk bersegera melakukan amal sholeh.

Dengan adanya gerhana bulan atau gerhana matahari, orang mukmin mendapat kesempatan untuk membuktikan keimanannya. Hendaknya kita bersegera untuk mengerjakan sholat gerhana ketika peristiwa itu terjadi.

4. Mendatangkan Ridha Allah dan Ampunan Allah

Keutamaan sholat gerhana jika segera dilaksanakan tentu saja akan mendatangkan ridha dari Allah. Bersegera mendirikan sholat ketika gerhana terjadi, berarti kita telah menunjukkan cinta kepada Allah. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 31, “Katakanlah (wahai Muhammad kepada umatmu): jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa kalian”.

Dari ayat tersebut, jelaslah bagi mereka yang bersegera mengikuti perintah Rasulullah untuk melaksankan sholat sunnah ketika terjadi gerhana, maka Allah akan mencintainya dan mengampuni dosa-dosanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *