Hidupkan Sumber Mata Air Perengan, Komunitas Resan Tanam Pohon Ringin Di Nglipar

  • Bagikan
IMG 20210117 WA0023
IMG 20210117 WA0023

Nglipar, (kupass.com)–Komunitas Resan Gunungkidul melakukan penanaman puluhan pohon berbagai jenis di wilayah Kepanewon Nglipar, Minggu (17/01/2021). Salah satunya di bekas sumber mata air Perengan dan di belakang SMP N 1 Nglipar. Penanaman tersebut sebagai upaya konservasi menghidupkan mata air yang telah mati dan pencegahan bencana tanah longsor.

Penanaman bibit pohon ringin
Penanaman bibit pohon ringin

Relawan Komunitas Resan Gunungkidul Edi Supadmo mengatakan, penanaman dititik pertama dilakukan di belakang SMP N 1 Nglipar. Tanah di lokasi penanaman adalah tanah khas milik Kalurahan yang sudah menjadi tebing lantaran beberapa waktu lalu diambil tanahnya.

“Tanahnya bekas dibackhoe dan berpotensi longsor, penanaman ini juga atas request salah satu Guru SMP N 1 Nglipar Pak Rudi. Sementara yabg terlibat dalam kegiatan penanaman sebanyak 11 orang relawan Resan Gunungkidul,”kata mantan Pendamping Lokal Desa (PLD) itu, Senin (18/01/2021).

Baca Juga:  Ngecamp di Pantai Ngluwen, Pasangan Muda Mudi Terseret Ombak, Satu Ditemukan Tak Bernyawa

Menurut Edi, jenis bibit pohon yang ditanam yakni Kepuh, Ringin dan Klumpit total sebanyak 50 pohon. Titik penanaman selanjutnya dilakukan di bekas sumber air perengan, dimana lokasi bekas sumber air itu berada tidak jauh dari lokasi jalan raya.

“Dari informasi warga setempat, dahulu sumber Perengan digunakan warga sebagai sumber air pokok masyarakat sekitar,”ujar pria berambut gondrong itu.

Lokasi sumber Perengan sangat strategis karena berada di pinggir jalan. Dan airnya pun sangat jernih, namun demikian, keadaan Sumber air Pereng saat ini sangat memprihatinkan. Sendang airnya tertutup tanah erosi, batu kurung pelindungnya longsor, rumput dan perdu menyembunyikan keberadaanya.

“Dengan upaya konservasi ini nantinya mata air sumber Perengan kembali muncul dan dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,”terang Edi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *