Ditengah Keterbatasan Pelatih, Siswi SLB Ini Sabet Medali Emas di Ajang Bergengsi dan Maju Tingkat Nasional

Rizki Alifia (mengenakan Hijab)
Rizki Alifia (mengenakan Hijab)

Ponjong, (kupass.com)–Rizki Alifia warga Padukuhan Munggur Wetan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong berhasil membawa nama harum Gunungkidul dalam ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) DIY. Siswi yang berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Ponjong ini menyabet medali emas dengan mengalahkan lawan-lawannya di Cabang Olahraga lari 100 meter tuna netra.

Kepala SLB Muhammadiyah Luluk Bambang Sulistyo mengaku bangga atas prestasi anak didiknya itu. Ditengah keterbatasan fisik dan pelatih, prestasi yang diraih Rizki ini diakui Luluk sangat berdampak positif bagi sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya prestasi anak yang masih berusia 12 tahun itu menjadi motivasi bagi para siswa dan siswi lain di SLB Muhammadiyah Ponjong.

“Intensitas latihan memang saat ini kita masih mengandalkan guru di sekolah dan pendamping yang ada di Kabupaten”

Luluk Bambang Sulistyo, Sabtu (21/05/2022).

Dia menambahkan bahwa, Rizki Alifia mengikuti ajang Peparda DIY di Stadion Mandala Krida pada tanggal 18 – 19 Mei 2022. Ajang yang diselenggarakan setahun sekali itu diikuti oleh para pelajar yang ada di 4 Kabupaten 1 Kota di DIY.

“Sebelumnya anak didik kami memang mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten sebelum akhirnya menang dan meraih medali emas di tingkat Provinsi,”tutur Luluk.

Untuk mempersiapkan di ajang tingkat Nasional, pihak sekolah pun bakal bekerjasama dengan pelatih profesional yang ahli di bidangnya. Pihak sekolah menaruh harapan kepada Rizki Alifia kedepan dapat meraih prestasi yang membanggakan.

“Harapannya kedepan bisa kembali berjasa di tingkat Nasional dan mengharumkan nama baik DIY khususnya SLB Ponjong,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *