Nenek Apes Kehilangan Emas Usai Didatangi Lelaki Yang Ngaku Sebagai Polisi

Polisi Saat Mendatangi Rumah Korban
Polisi Saat Mendatangi Rumah Korban

Playen, (kupass.com)–Nasib apes dialami seorang lansia bernama Rubinah (75) warga Padukuhan Siyono Kidul, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen. Dia menjadi korban penipuan oleh orang tak dikenal yang berpura-pura ingin memberikan bantuan kepada korban pada Sabtu (08/10/2022). Perhiasan emas seberat puluhan gram miliknya raib digasak oleh pelaku.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi menjelaskan, aksi kriminal itu terjadi sekira pukul 11.15 WIB. Saat itu korban yang berada dirumah seorang diri didatangi oleh seorang pria yang mengaku sebagai petugas Kepolisian. Awalnya pelaku mengaku akan memberi bantuan kepada korban berupa emas 10 gram, beras 10 kg, gula pasir 5 kg, minyak goreng dan uang senilai Rp 1 juta.

Pelaku menanyakan apakah korban mempunyai perhiasan emas atau tidak. Oleh korban dijawab mempunyai 2 buah cincin emas yang masing-masing seberat 7 gram dan 2 gram dimana saat itu dipakai di jari tangannya.

“Pelaku meminta korban untuk melepas sendiri cincin tersebut. Alasannya untuk difoto, namun karena sulit dilepas oleh korban akhirnya dua buah cincin tersebut dilepas sendiri oleh pelaku,”jelas Kapolsek Minggu (09/10/2022).

Setelah dua buah cincin tersebut berhasil di lepas selanjutnya pelaku meminta indentitas korban berupa KTP. Naasnya pada saat itu identitas korban berada di dalam kamar.

“Oleh korban identitas berupa KTP itu diambil ke dalam kamar. Namun setelah itu korban keluar kamar dan pelaku sudah tidak ada ditempat,” Imbuhnya.

Sadar menjadi korban penipuan, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Playen. Atas kejadian ini korban kehilangan 2 buah cincin emas yang masing-masing beratnya 7 gram dan 2 gram.

“Dari keterangan korban, ciri-ciri pelaku seorang laki-laki usia kurang lebih 50 tahun dengan perawakan sedang dan mengendarai sepeda motor Scoopy atau Genio, saat ini pelaku dalam penyelidikan. Kami himbau kepada warga masyarakat agar tetap mewaspadai orang tak dikenal apalagi modus ingin memberi bantuan,”pungkasnya. (Jarwanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *