Bentuk Karakter Remaja Melalui Olahraga Bela Diri, Kejuaraan Tapak Suci Diikuti Ratusan Peserta

Wonosari, (kupass.com)–Kejuaraan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 12 resmi digelar pada Kamis (25/07/2024). Kejuaraan diikuti oleh ratusan peserta dari tingkat SD hingga SMA. Event tahunan yang digelar di Balai Kalurahan Kepek, Wonosari.

Ketua panitia penyelenggara Ustad Hamid mengatakan bahwa kegiatan ini didasari atas keprihatinan berbagai pihak terhadap fenomena kenakalan remaja. Dia menyebut banyak mulai fenomena minuman keras (miras) yang semakin marak di kalangan remaja.

“Tapak Suci salah satu cabang olah raga silat Muhammadiyah yang tidak mengenal batasan usia, hadir untuk ikut serta dalam meningkatkan kesempurnaan harkat martabat manusia,”paparnya.

Ustad Hamid menambahkan bahwa fenomena banyaknya anak-anak dan remaja yang sudah mengenal minuman keras dan video porno sangat mengkhawatirkan.

“Terutama bagi kami sebagai orang tua. Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir kegiatan negatif,”imbuhnya.

Pihaknya menjelaskan, kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bibit unggul atlet silat dari Tapak Suci yang diharapkan dapat berprestasi di tingkat
Kabupaten, Provinsi, maupun Nasional.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin persaudaraan sesama anggota Tapak Suci di Gunungkidul. Total ada 282 peserta seluruh Kabupaten Gunungkidul,”tegasnya.

Event kejuaraan ini berlangsung dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2024, mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Pada pagi hari, kompetisi difokuskan untuk anak-anak usia dini dan SD sore hari hingga malam untuk remaja.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mengurangi bahkan mencegah kenakalan remaja dan kriminalitas yang saat ini sedang marak,”katanya.

Dikesempatan yang sama Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, kejuaraan ini merupakan upaya nyata dalam membina karakter generasi muda melalui olahraga bela diri. Selain itu event kejuaraan Tapak Suci Putera Muhammadiyah disebut Bupati sebagai langkah preventif terhadap berbagai masalah sosial yang kian mengkhawatirkan.

“Harapanya kedepan sebagai penerus bangsa ini mampu mewarnai kehidupan bangsa ini, melalui kegiatan seperti ini sebagai landasan moral dan perilaku ditengah masyarakat,”tandasnya.