Sempat Melawan Saat Hendak Diamankan, Pelaku Curanmor Didor Pada Bagian Kaki

Wonosari, (kupass.com)–SW warga Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah didorong menggunakan kursi roda saat dihadirkan dalam acara Jumpa Pers di Polres Gunungkidul, Kamis (20/06/2024). Dia ditembak oleh Polisi usai melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.

Yang bersangkutan ditangkap oleh Tim Gabungan Resmob Polres Gunungkidul dan Polsek Tanjungsari lantaran menjadi pelaku aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di wilayah Kapanewon Tanjungsari pada tanggal 14 Mei 2024 lalu.

Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri menerangkan, kejadian tersebut bermula saat pukul 11.15 WIB korban Bernama Endro Purwanti yang bekerja sebagai petugas kontrol meteran PDAM datang ke rumah warga yang ada di pinggir Jln. Baron, Padukuhan Glagah, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari.

Kendaraan korban diparkir dipinggir jalan dengan posisi menghadap arah jurusan wonosari (kunci motor menempel pada kendaraan). Setelah mengecek meteran PDAM 3 rumah warga, korban duduk di depan rumah warga mengecek pesan masuk yang ada di hanphone.

“Sekira pukul 11.20 WIB korban mengecek kendaraannya, akan tetapi kendaraan tersebut sudah tidak ada ditempat semula. Mengetahui kejadian tersebut kemudian korban melaporkan ke Polsek Tanjungsari.

“Atas kejadian tersebut Korban menderita kerugian sebesar Rp 16 juta,”kata dia.

Kapolres menambahkan setelah menerima laporan curanmor Unit Reskrim Polsek Tanjungsari di backup Unit ResMob Polres Gunungkidul melaksanakan giat penyelidikan terkait lakti tersebut. Saat penyelidikan dapati ciri-ciri pelaku yang di lihat oleh saksi yang berada di di sekitar TKP dan pengecekan CCTV.

“Anggota juga melakukan patroli cyber di medsos berkaitan jual beli sepeda motor bersama korban untuk mengenali sepeda motor miliknya,”kata diam

Pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2024 sekira pukul 21.00Wib saat Unit Reskrim Polsek Tanjungsari dan Unit Resmob Polres Gunungkidul melakukan pemantauan sepeda motor yang hampir identik. Saat itu pelaku mengirimkan postingan di salah satu medsos yang menawarkan Sepeda motor korban yang benar-benar 100% identik.

“Kemudian dilakukan penyelidikan dan pancingan oleh anggota sehingga didapati alamat penjual di Temanggung dan Petugas langsung melakukan pengamanan terhadap Sepeda motor korban dan Penjualnya dengan inisial DR,”ungkapnya.

Kemudian dari keterangan DR bahwa kendaraan tersebut dia dapat dari pelaku yang dengan panggilan Kondom Sleman. Jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungsari bersama dengan Unit Resmob Polres Gunungkidul melakukan pengejaran terhadap seorang laki-laki dengan identitas Kondom Sleman yang sudah di ketahui keberadaannya.

“Anggota lantas berkoordinasi dengan Unit Reskrim jajaran untuk melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dengan ciri-ciri mengendarai SPM Honda Vario 150 memakai jaket merah helm hitam sepatu kulit cokelat. Terduga pelaku berada di sekitar wilayah Kapanewon panggang dan Saptosari,”tandasnya.

,Unit Resmob unit Reskrim Tanjungsari, Reskrim Polsek Gedangsari, Reskrim patuk, Reskrim Playen, Reskrim Paliyan, Reskrim Saptosari, Reskrim panggang serta unit Reskrim Purwosari berhasil mengamankan terduga pelaku dengan ciri-ciri tersebut di wilayah Kapanewon Panggang. Sempat Melawan dan melarikan diri, pelaku akhirnya dihadiahi timah panas.