Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri

Korban Gandir
Korban Gandir

Ngawen, (kupass.com)–Peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri lagi-lagi kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, Senin (17/01/2022). Seorang pemuda yang diketahui bernama Tri Widodo (25) warga Padukuhan Purworejo, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen ditemukan tewas gantung diri menggunakan selendang motif batik di usuk kayu rumahnya. Yang bersangkutan pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri bernama Sumarsih.

Kapolsek Ngawen AKP Parliska mengatakan bahwa, peristiwa itu terjadi saat Tri Widodo dalam posisi di rumah sendirian. Pada pukul 10.00 WIB ibunya pulang ke rumah dari aktivitas bepergian. Mendapati pintu kamar anaknya dalam keadaan terkunci dari dalam, Sumarsih berusaha memanggilnya namun tidak ada jawaban.

“Dia kemudian mengintip ke dalam kamar lewat celah pintu. Saat itu saksi mendapati anaknya sudah dalam keadaan menggantung di kayu usuk menggunakan selendang,”kata Parliska.

Melihat anaknya dalam keadaan gantung diri Sumarsih memanggil saksi lainnya bernama Sidik Rahmadi (32). Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Ngawen. Mendapatkan laporan Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

“Saat dilakukan pemeriksaan bersama tim medis Puskesmas I tidak ditemui tanda-tanda penganiayaan. Kejadian tersebut murni bunuh diri,”tuturnya.

Menurut Parliska, yang bersangkutan mempunyai riwayat gangguan jiwa dan sudah tidak minum obat lagi. Jenazahnya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut. Kami sudah melakukan himbauan safari Kamtibmas kepada warga masyarakat langsung sebagai upaya pencegahan,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.