Sekolah Ini Menjadi Satu – satunya SMK di Gunungkidul Yang Lolos Seleksi Model Unggulan Mutu di DIY

  • Bagikan
IMG 20210301 WA0002
IMG 20210301 WA0002

Wonosari, (kupass.com)–Diusianya yang ke 53 tahun membuat SMK Muhammadiyah 1 Wonosari terus mengembangkan berbagai inovasi untuk mencetak lulusan unggulan terbaik. Sekolah Menengah Kejuruan yang dijuluki SMK Muhi Kanada ini bahkan menjadi sekolah satu – satunya yang lolos seleksi “Sekolah Model Unggulan Mutu Pendidikan” di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

SMK Muhammadiyah Wonosari menjadi salah satu sekolah swasta terbaik di Kabupaten Gunungkidul yang dijuluki Center Of Excellence (Pusat Keunggulan).

Peringatan Milad SMK Muhammadiyah 1 Wonosari ke 53
Peringatan Milad SMK Muhammadiyah 1 Wonosari ke 53

Diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Wonosari
Tsulistianta Subhan Aziz, M.Pd bahwa, sekolah yang dipimpinnya itu memiliki 7 jurusan kompetensi keahlian. Kompetensi keahlian tersebut yakni Akutansi dan Keuangan Lembaga, Tata Boga, Multimedia, Perbankan Syariah, Animasi (Kelas Industri), Farmasi Klinis dan Teknik Bisnis Sepeda Motor (Otomotif).

“Setiap kompetensi keahlian sudah menghasilkan prodak. Seperti jurusan Tata Boga yang berhasil membuat prodak Usaha Kecil Menengah (UKM) bakpia. Prodak ini menggunakan bahan lokal aali Gunungkidul dan telah dipasarkan ke berbagai daerah,”ujar Azis ditemui usai memperingati Milad SMK Muhammadiyah 1 Wonosari yang ke 53 pada Minggu kemarin (28/02/2021).

Setiap kompetensi keahlian di
SMK dengan jumlah siswa sebanyak 597 itu telah bekerjasama dengan sebuah perusahaan besar yang tersebar di wilayah Indonesia. Sehingga setiap siswa yang lulus dari sekolahnya dapat langsung bekerja di perusahaan sesuai bidangnya.

Baca Juga:  Diklaim Tak Sesuai Dengan Semangat Dan Jiwa Konstitusi, FGM Tolak Rencana PPN Sektor Layanan Pendidikan

“Hal ini salah satu syarat menjadi sekolah Center Of Excellence (pusat keunggulan). Sehingga sekolah kami menciptakan lulusan yang siap kerja dan cepat kerja. SMK Muhammadiyah 1 Wonosari menerapkan budaya industri, dan sudah terbukti banyak perusahaan merekrut pekerja dari siswa – siswi kami,”terangnya.

Sementara itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul Ngatemin yang hadir dalam acara Milad SMK ke 53 berpesan, kedepan sekolah harus mencetak lulusan yang unggul baik dari sisi produksi, ilmu maupun akhlaknya. Sesepuh PDM itu mewanti – wanti agar sekolah selalu menjadi lembaga yang mendidik kader umat.

“Harus tetap menjadi wahana dan sarana dakwah, serta berfungsi untuk menyiapkan kader pembangunan bangsa,”tuturnya.

Dia berharap sekolah harus tetap menjaga Al Islam Kemuhamadiyahan dengan tetap berpegang pada aqidah, ibadah serta akhlak.

“Hal ini sangatlah penting untuk menjadi kekokohan pribadi siswa guna meraih prestasi yang lain,”terang Ngatemin.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *