Sasar Wilayah Selatan Gunungkidul, Tim Vaksinasi Mobile Sasar Ribuan Warga

Kegiatan Vaksinasi Di Saptosari
Kegiatan Vaksinasi Di Saptosari

Saptosari, (kupass.com)–Dalam rangka mempercepat peningkatan capaian vaksinasi dosis ketiga (Booster) di Kabupaten Gunungkidul Tim Mobile Vaksin BIN DIY dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul terus menyisir kawasan selatan dengan tingkat capaian sedang.

Perwakilan BIN DIY Eko Susilo mengatakan yang menjadi penyebab Kabupaten Gunungkidul masuk wilayah capaian rendah pada vaksinasi dosis ketiga (Booster) karena tidak meratanya capaian di seluruh wilayah. Sehingga pemerataan menjadi strategi permodelan yang digalakkan BIN dan Dinkes.

“Sesuai Monev bersama BIN dengan Dinkes, dari total capaian 30 persen Booster saat ini, baru 5 wilayah Puskesmas yang memiliki capaian di atas 30 persen. 5 wilayah lain di bawah 20 persen. Sementara 20 wilayah Puskesmas lainnya masih di kisaran 21 sapai 29 persen”, katanya saat menggelar vaksinasi di kawasan Tanjungsari dan Saptosari (28/06/2022).

Selain terus menggenjot wilayah dengan capaian rendah, BIN dan Dinkes juga memberi atensi pada zona capaian sedang untuk dilakukan percepatan. “Dengan percepatan di zona capaian rendah dan peningkatan di wilayah dengan capaiian sedang, diharapkan rerata capaian vaksinasi Booster di kabupaten Gunungkidul kian tinggi,”terangnya.

Pada rapat evaluasi lintas sektor untuk percepatan dan penuntasan vaksinasi Booster Gunungkidul, BIN memberi paparan bahwa selain tingkat animo masyarakat yang mulai menurun, terdapat beban capaian yang tidak merata di beberapa wilayah. Puskesmas dengan capaian tinggi ikut terbebani mayoritas wilayah dengan capaian sedang dan rendah.

“Dengan model treatment percepatan di wilayah rendah dan sedang, dengan tetap mengawal percepatan di sisi Utara, akselerasi percepatan di kawasan selatan yang rata rata memiliki capaian sedang, diharapkan secara komulatif cepat meningkat capaian vaksinasinya. Intinya, untuk waktu dekat ini Tim kita bersama Dinkes lebih fokus di wilayah Utara dan Selatan,”pungkasnya.

Panewu Saptosari Eka Prayitno berujar bahwa, selama tiga hari pada tanggal 27 – 28 Juni 2022 ini pihaknya terus menyisir wilayah yang capaiannya rendah. Dari data yang masuk ke jajarannya, Kalurahan Krambilsawit disebut Eka terendah khususnya vaksinasi tahap 3 (booster).

“Kami didampingi BIN selama 3 hari dengan target 1.000 sasaran. Capaian Vaksinasi di Saptosari sendiri saat ini 21,8 persen untuk booster, 67,6 untuk vaksin kedua dan 77,4 untuk vaksin pertama,”terangnya.

Eka berharap melalui kerjasama ini capaian bosster semakin meningkat dan mencapai lebih dari 30 persen pada
Agustus nanti. Dia mengatakan bahwa masih ada warga yang saat ini belum tervaksin

“Kami berdama puskesmas akan mengevaluasi yang sudah dilaksanakan dan
mengkoordinasikan di tingkat Kapanewon. Mudah-mudahan bulan Agustus akan mencapai 50 persen untuk bosster,”terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.