Dapat Program PISEW, Kelor Bakal Punya Lokasi Sentral Kuliner

  • Bagikan
IMG 20210505 091300
IMG 20210505 091300

Karangmojo, (kupass.com)–
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya menginisiasi kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) untuk meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur. Program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman di wilayah Kapanewon.

Program PISEW ini menyasar Kapanewon Karangmojo yang terbagi di 3 Kalurahan yakni Kelor, Wiladeg dan Ngawis. Kalurahan Kelor dipilih menjadi Pusat Kawasan sementara Kalurahan Wiladeg dan Ngawis menjadi kawasan penyangga.

Panewu Karangmojo Marwatahadi mengutarakan bahwa, Psmerintah Karangmojo dan segenap warga masyarakat mendukung penuh adanya program ini. Dengan adanya PISEW saat kondisi pandemi Covid-19, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga masyarakat.

“Kalurahan yang kurang tersasar tentunya dapat berkembang dengan adanya PISEW ini,”kata Marwatahadi usai meletakan batu pertama pembangunan kios Sentra Kuliner program dari PISEW, Rabu (05/05/2021).

Baca Juga:  Sempat Minta Pulang Untuk Penyelesaian Tanda Tangan Bansos, Lurah Bejiharjo Meninggal Dunia

Khusus Kalurahan Kelor, pembangunan berbentuk fisik kios ini nantinya akan digunakan sebagai sentra kuliner. Untuk menjalankan program pembangunan ini, Kementrian PUPR menugaskan fasilitator untuk melakukan pengawasan, pendampingan dan pelaporan.

“Kegiatan ini swakelola dengan pelaksana Badan Kerjasama Antar Kalurahan (BKAL). Pekerjanya melibatkan warga masyarakat langsung, “katanya.

Lurah Kelor, Kapanewon Karangmojo Suratman mengatakan bahwa, lokasi yang dibangun untuk kios sentra kuliner program dari PUPR ini berada di tanah khas Kalurahan.

“Jika sudah menjadi sentra kuliner lokasi tersebut diharapkan dapat memicu pengembangan lokasi lain yang berpotensi meningkatkan perekonomian,”kata Surahman.

Jenis Infrastruktur PISEW dari PUPR tersebut yakni pembangunan Kios Usaha Mikro Kecil Msnengah (UMKM) Kalurahan kelor senilai Rp 266.616.900, jalan beton di Kalurahan Wiladeg senilai Rp 163.496.400 dan Kios Kalurahan
Ngawis senilai Rp 159.886.700.

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *