Pemerintahan

Selama PPKM Pemda Gunungkidul Kehilangan PAD Miliaran Dari Sektor Wisata

Wonosari, (kupass.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak miliaran rupiah dari sektor wisata selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung. Penutupan secara total kawasan destinasi wisata disebut menjadi penyebab utamanya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Industri dan Kelembagaan Eli Martono. Dia membeberkan bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mendapatkan target sebanyak Rp 18 Miliar pada tahun 2021. Tercatat pada saat ini Dispar telah berhasil mengumpulkan pundi – pundi rupiah PAD dari sektor wisata baru sejumlah Rp 10 Miliar.

“Kita kehilangan PAD kisaran 2 sampai 3 Miliar selama PPKM ini,”kata Eli, Minggu (05/09/2021).

Dia berharap vaksinasi masal dapat segera terselesaikan sehingga pada akhir tahun PPKM dapat berakhir dan kawasan wisata dapat segera dibuka. Dalam waktu dekat ini pihaknya bakal melaksanakan vaksinasi masal di kawasan destinasi wisata Gunung Api Purba Nglanggeran Kapanewon Patuk.

“Vaksinasi pelaku wista rencananya akan dilaksanakan pada 15 dan 16 September di Nglanggeran,”katanya.

Eli Berujar bahwa, sasaran pelaku wisata yang bakal dilakukan vaksinasi di seluruh destinasi wisata yanki sebanyak 7.000 orang. Saat ini mereka (pelaku wisata) dapat mengakses vaksinasi Covid-19 di lembaga kesehatan seperti Puskesmas.

“Selain itu mereka juga dapat mengakses vaksin yang diselenggarakan oleh pihak swasta,”imbuhnya.

Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected]

Ditulis oleh

Fajar Risdiyanto adalah Redaktur Pelaksana sekaligus jurnalis KUPASS.com. Ia meliput beragam peristiwa, pemerintahan, dan kehidupan masyarakat di Gunungkidul.

Tulisan lain dari Fajar Risdiyanto →