Wujudkan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas, Bupati Gunungkidul Lepas 361 Calon Jamaah

WONOSARI (kupass.com) – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan 361 Calon Haji Gunungkidul tahun keberangkatan 2026. Pelepasan yang mengusung semangat pelayanan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan ini dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul di Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari pada Ahad pagi (03/05/2026).

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Gunungkidul memberangkatkan ratusan jamaah tersebut yang terbagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 5, 6, 10, dan 26. Seluruh jamaah dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.

Pelepasan Calon Haji Gunungkidul oleh Bupati 2026
Pelepasan Calon Haji Gunungkidul oleh Bupati 2026

Profil Jamaah dan Jadwal Keberangkatan

Ketua PPIH Gunungkidul yang juga bertindak sebagai Tim Pemandu Ibadah Haji (TPIHI), H. Faqih Shomadi, S.Ag., M.Pd.I., merinci profil jamaah keberangkatan tahun ini.

Jamaah calon haji tertua tercatat berusia 85 tahun atas nama Kartine Karno dari Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo. Sementara itu, jamaah termuda adalah Mutiara Ashlihati yang baru berusia 17 tahun asal Tawarsari, Wonosari.

“Untuk mengawal kesehatan dan kelancaran ibadah jamaah, kami menugaskan 6 orang petugas pendamping. Rinciannya terdiri dari 2 personel Tim Pemandu Ibadah Haji, 2 dokter, 1 perawat, serta 1 pemandu umum,” jelas Faqih.

Berdasarkan rilis resmi jadwal keberangkatan, rombongan bertolak dari Wonosari pada pukul 10.30 WIB dan masuk ke asrama Embarkasi Haji pada pukul 13.00 WIB. Jamaah kemudian dijadwalkan lepas landas dari Bandara YIA pada Senin (04/05/2026) pukul 18.25 WIB menggunakan maskapai penerbangan dengan nomor penerbangan GIA 6510, dan diprediksi tiba di Jeddah pada Selasa (05/05/2026) pukul 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Pesam Bupati: Jamaah Haji Adalah Duta Bangsa

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., secara resmi melepas keberangkatan jamaah dengan pesan yang sangat mendalam. Ia menegaskan bahwa para jamaah tidak hanya sekadar melaksanakan ibadah spiritual secara individu, melainkan juga memikul amanah sebagai duta masyarakat Gunungkidul dan bangsa Indonesia di kancah internasional.

“Sebagaimana pesan Bung Karno, tunjukkanlah bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang beradab dan taat pada agamanya. Maka dari itu, saya sangat berharap jamaah haji Gunungkidul ikut menjaga nama baik yang senantiasa menjadi cermin keanggunan masyarakat kita,” ungkap Endah dalam sambutannya.

Menutup prosesi pelepasan tersebut, Bupati juga menitipkan harapan besar agar para tamu Allah berkenan mendoakan Kabupaten Gunungkidul dari Tanah Suci. Ia berharap daerah ini senantiasa menjadi wilayah yang sejahtera, selamat, dan terus dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT.