Karangmojo (kupass.com) – Puluhan peserta mengikuti pelatihan pemulasaran jenazah di Masjid Taqwa, Sumberjo, Karangmojo. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Nasyiatul ‘Aisyiyah Cabang Karangmojo pada hari Ahad, 05 Juli 2026.
Rangkuman Informasi Utama
Target awalnya peserta sejumlah 50 orang, namun akhirnya panitia harus menambah kuota karena peserta terus mendaftar, hingga hari pelaksanaan tercatat 57 peserta nampak antusias mengikuti jalannya pelatihan.

Mengurus jenazah bukan sekedar memandikan dan mengkafani, esensi pemulasaran jenazah lebih dari itu. Mengurus jenazah dibutuhkan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan syariat yang mana masyarakat harus memahami ketika ada anggota masyarakat yang meninggal.
Mengingat pentingnya pengetahuan tersebut, Nasyiatul ‘Aisyiyah Karangmojo merasa perlunya diadakan pelatihan pemulasaran jenazah, khususnya bagi generasi muda perempuan.
Ketua panitia kegiatan, Fera Dwi mengatakan bahwa kegiatan menjadi salah satu media bagi teman-teman generasi muda untuk menunjukkan eksistensi dan pengabdiannya kepada masyarakat.
"Kami selaku generasi muda merasa perlu untuk belajar hal-hal seperti pemulasaran jenazah ini, agar nantinya kami betul-betul memahami dan dapat mempraktekannya dalam kehidupan bermasyarakat dan dapat melakukan sebaik-baiknya sesuai tuntunan agama Islam" terang Fera.
Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah Alfis Khoirul Khisoli, S.Kom.I., M.S.I., dari Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Alfis berharap kegiatan ini dapat membekali para kader dengan ilmu pemulasaran jenazah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama muslim di lingkungan sekitar tempat tinggal.
Peserta yang hadir sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, bahkan dari beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para peserta memberikan bukti bahwa ilmu pemulasaran jenazah ini sangat menarik untuk dipelajari.
Kedepannya, kader Nasyiatul ‘Aisyiyah diharapkan bisa mengetahui tata cara pemulasaran jenazah sesuai syariat Islam dan dengan tata cara yang baik, selain itu kader NA Karangmojo selalu menjadi inisiator agar para peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di lingkungannya masing-masing.
Mengapa Ini Penting
Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan pelatihan pemulasaran jenazah, ilmu dan dampaknya bagi masyarakat.

