Warga Wajib Tahu, Ini 8 Alasan Mengapa Pendatang Betah Tinggal Di Gunungkidul

Gunungkidul (kupass.com). Gunungkidul selain menawarkan keindahan alam ternyata menyimpan berbagai keistimewaan yang membuat pendatang jatuh hati, bahkan banyak diantaranya yang memutuskan untuk tinggal dan menetap di wilayah Gunungkidul.

Jalan-jalan utama di Gunungkidul yang jarang macet serta jauh dari kebisingan membuat pengendara merasa nyaman dan tenang. Bahkan saat ini marak investor yang ingin berinvestasi di Gunungkidul, terutama di bidang pariwisata.

Berikut 8 Fakta Mengapa Gunungkidul menjadi Salah Satu Tempat Tinggal yang Diminati.

1. Masyarakatnya Ramah-ramah.

Warga Gunungkidul terkenal dengan masyarakatnya yang ramah dan santun. Bahkan dengan yang belum dikenal sekalipun, warga Gunungkidul tidak segan untuk menyapa terlebih dahulu, ciri khas yang melekat pada warga Gunungkidul adalah selalu menawarkan untuk singgah ke rumah dan menjamu dengan wedangan.

2. Rumah-rumah Warga yang Luas dengan Halaman yang Lebih Luas lagi

Rumah-rumah asli warga Gunungkidul besar-besar dengan halaman yang tidak kalah luas. Rumah model Limasan dengan banyak pintu memberikan kesan yang lega. Bahkan dapurnya pun bisa bangunan tersendiri dan terpisah dari rumah utama, memasak dengan dapur tradisional berbahan bakar kayu memberikan aroma yang khas.

3. Tempat Wisata yang Dekat

Pantai Pantai Di Gunungkidul Yang Eksotis
Pantai Pantai Di Gunungkidul Yang Eksotis

Gunungkidul memiliki 60 garis pantai yang terbentang dengan pasir putih yang menawan. Pantai Gunungkidul menawarkan hasil laut yang melimpah, lokasi yang mudah dijangkau dan fasilitas yang cukup memadai. Masyarakat sering memanfaatkan pantai untuk camping, fun run dan lain-lain.

4. Harga-harga Makanan yang Murah

Selain terkenal karena masyarakatnya yang ramah, harga makanan di Gunungkidul juga relatif murah. Dengan menu-menu yang khas dan tradisional, tempat makan di Gunungkidul menjadi favorit karena harga yang terjangkau dan rasa yang “ngangeni”. Seperti bakmi Jawa, sayur Lombok Ijo, nasi merah asli dan soto lenthuk.

5. Banyak Menu Kuliner Ekstrim yang wajib dicoba

Warga pendatang selalu menyukai kearifan lokal dan kuliner yang khas, begitu juga di Gunungkidul. Beberapa kuliner ekstrim yang sangat terkenal diantaranya Walang goreng. Serangga satu ini begitu memikat, bahkan ada yang menyebutnya udang darat karena kandungannya yang hampir mirip udang. Tetapi hati-hati jika baru pertama mencoba karena beberapa orang dengan alergi akan merasa gatal-gatal setelah makan Walang goreng.

Selain Walang goreng, masih ada “Ungkrung Jati” makanan satu ini sebenarnya adalah ulat jati yang sudah menjadi kepompong, dimasak dengan cara digoreng, menu ini merupakan salah satu favorit bagi warga asli Gunungkidul.

6. Varian Teh yang Khas dan Nikmat

Beragam Varian Teh Di Gunungkidul
Beragam Varian Teh Di Gunungkidul

Salah satu kebiasaan warga Gunungkidul adalah menyeduh teh dan menikmatinya bersama-sama. Begitu banyaknya varian teh di Gunungkidul membuat warga dapat meracik teh sesuai selera, bagi warga Gunungkidul teh yang “nasgitel” yakni panas, sepet, legi dan kenthel merupakan kenikmatan tersendiri.

Ciri khas yang lain dari wedangan ini adalah penyajian menu gorengan, tidak dengan cabe tetapi dengan sambel yang dihidangkan langsung dengan cobeknya.

7. Jalan Gunungkidul relatif Mulus

Selain itu, Gunungkidul saat ini memiliki akses yang mudah untuk menuju kota lainnya seperti Jalur Lintas Selatan yang menghubungkan dengan Pacitan di ujung timur dan Kebumen di sebelah barat.

Jalur-jalur baru dibuka untuk memudahkan transportasi dan distribusi dari dan menuju Gunungkidul, seperti jalur ke Utara kearah Klaten, Solo dan sekitarnya sehingga masyarakat mudah menjangkau kota-kota terdekat, bahkan beberapa yang bekerja diluar Gunungkidul memilih untuk tetap tinggal di Gunungkidul dengan pulang pergi saat bekerja.

8. Harga Tanah yang Relatif Masih-Murah

Beberapa warga memutuskan untuk membeli tanah dan membangun rumah di Gunungkidul karena harga tanah disini relatif masih murah. Dengan adanya tren kembali ke desa dan konsep slow living membuat generasi milenial memilih untuk melanjutkan hidup jauh dari hiruk pikuk dan kebisingan kota besar. Selain itu teknologi dan internet yang memudahkan manusia dalam bekerja membuat kita bisa tinggal dimana saja namun tetap produktif dan tetap dapat mengikuti perkembangan dunia.

Itulah beberapa fakta menarik mengapa warga pendatang betah tinggal di Gunungkidul, ayo pertahankan keramah -tamahan kita menuju Gunungkidul semakin maju dan sejahtera.