Masih Berpeluang Terjadi di Gunungkidul BPBD Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Ilustrasi
Ilustrasi

Wonosari, (kupass.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menghimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca buruk yang masih berpotensi terjadi di Gunungkidul. Hal ini disampaikan berdasarkan perkiraan Badan Meteoroligi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengungkapkan bahwa puncak musim hujan diprediksi bakal terjadi bulan Januari dan Februari. Adanya anomali cuaca Purwono menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya perkiraan BMKG Kabupaten Gunungkidul khususnya wilayah utara puncak hujan bakal terjadi pada bulan Januari ini.

“Pemetaan juga sudah dilakukan terkait potensi bencana di Gunungkidul. Ini sebagai upaya mitigasi. Sementara itu penetapan siaga bencana hidrometeorologi berakhir pada 31 Desember 2022 lalu,”terangnya.

Potensi bencana seperti tanah longsor, angin puting beliung dan banjir disebut Purwono masih berpotensi terjadi. Prediksi puncak musim hujan khususnya wilayah selatan Gunungkidul bakal terjadi di bulan Februari.

“Pemetaan potensi bencana pada tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Bencana tanah longsor dan angin kencang masih mendominasi kebencanaan di Gunungkidul. Sementara itu daerah rawan tanah longsor berada di zona Gunungkidul bagian utara,”beber Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *