Capaian Vaksinasi Dua Kapanewon Rendah, Dinas Kesehatan Gandeng Pihak Swasta

  • Bagikan
IMG 20210927 094310
IMG 20210927 094310

Gedangsari, (kupass.com)–Capaian vaksinasi Covid-19 di berapa Kapanewon Kabupaten Gunungkidul disebut masih rendah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul terus berupaya menggenjot capaian vaksinasi bekerja sama dengan berbagai pihak.

Seperti yang dilaksanakan di Kapanewon Gedangsari pada Senin (27/09/2021). Vaksinasi masal ini bekerjasama dengan pihak swasta yakni PT Astra Daihatsu Motor dan instansi Pemerintah Kalurahan Ngalang serta Kalurahan Serut.

Vaksin sinovac Covid-19 ini diperuntukan bagi warga masyarakat umum seperti pegiat wisata, pelaku UMKM, pelajar, pegiat kreatif seni dan budaya serta komunitas Daihatsu Yogyakarta.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Dinkes Gunungkidul Diah Prasetyorini mengatakan bahwa, dua Kapanewon yang capaian vaksinasinya masih rendah adalah Tepus dan Gedangsari. Dia berujar bahwa penyebab rendahnya vaksinasi ini lantaran terkendala geografis, dimana lokasi wilayah tersebut berada di wilayah perbukitan.

Baca Juga:  Nekat Ingin Melaksanakan Hajatan, Warga Umbulrejo Digeruduk Satgas Covid-19

“Saat ini angka capaian vaksinasi terus mengalami kenaikan. Sampai 70 persen nantinya ditargetkan selesai pada akhir tahun,”terang Diah ditemui di lokasi pelaksanaan vaksinasi Rest Area Gubuk Gedhe Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari.

Dalam kegiatan vaksinasi bekerjasama dengan PT ADM ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni di wilayah Kalurahan Ngalang dan Kalurahan Serut. Total dosis yang disiapkan sejumlah 1.000.

“Jenisnya Sinovac, di Ngalang 600 dosis sementara Serut 400 Dosis,”tetangnya.

Human Resource and General Affair (HRGA) PT ADM Yogyakarta
Agus Alip Suroto menjelaskan bahwa kerjasama tersebut merupakan bentuk dukungan Daihatsu kepada program Pemerintah. Dengan dilaksanakannya vaksinasi masal Covid-19 ini diharapkan herd imunity segera terbentuk dan kegiatan ekonomi kembali pulih.

“Kegiatan ini vaksinasi tahap pertama. Kami juga mendukung pelaksanaan vaksinasi di kabupaten lain seperti Sleman, Kulonprogo, dan Bantul,”tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *