Adik Syekh Ali Jaber Islamkan Tiga Orang Nasrani di Masjid Al Ikhlas

  • Bagikan
IMG 20210507 WA0070
IMG 20210507 WA0070

Semin, (kupass.com)–Syekh Hussein Jaber mengislamkan sebanyak 3 orang Nasrani di Masjid Agung Al Ikhlas Kapanewon Semin, Kamis (06/05/2021). Ketiga orang itu dituntun mengucapkan kalimat syahadat saat pelaksanaan kajian rutin.

Ketiga orang tersebut adalah
Daniel Oscar Kantong (22) warga Padukuhan Semin, Kalurahan Semin, Kapanewon Semin yang sebelummya beragama katholik. Sementara dua lainnya merupakan kakak beradik bernama Velentino Kiyant Coppiens (10) dan Nathael Erastus Coppiens (7). Dua bocah ini warga Kota Bogor, Jawa Barat yang telah lama tinggal di Kapanewon Semin bersama neneknya. Valentino dan Nathael sebelumnya menganut agama Kristen.

Panitia kajian Masjid Agung Al Ikhlas Semin Ali Hasan mengatakan, ketiganya sebelumnya mengaku tertarik dan ingin belajar agama Islam. Bahkan kakak beradik yang masih sekolah di SD Muhammadiyah Sidorejo Kapanewon Semin ini sudah memberitahukan keinginannya menjadi mualaf kepada ibunya yang bekerja di Kota Bogor.

“Alhamdulilah mereka dapat hidayah dan ibunya mengiyakan. Bahkan ibunya juga sudah berikrar bersyahadat dan menjadi mualaf di Jakarta,”kata Ali Hasan, Jumat (07/08/2021).

Dia membeberkan, kedua anak itu sebelum berikrar sempat menelepon ibunya dan memberitahukan bahwa mereka sudah bisa mengaji dan adzan. Sementara Daniel Oscar Kantong yang asli warga Semin sebelum berikrar juga telah mengikuti sholat berjamaah di masjid dan kegiatan bersama Umat Islam pada umumnya.

Baca Juga:  Sejumlah Keutamaan Dan Keistimewaan Hari Jumat Bagi Umat Islam

“Jadi merke berikrar membaca kalimat syahadat ini untuk mementapkan. Dibimbing adik almarhum Syekh Ali Jaber yakni Syekh Husein Jaber dan disaksikan sesepuh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul serta tokoh umat muslim Kapanewon Semin,”imbuhnya.

Sebagai panitia kajian dan umat muslim Gunungkidul Ali Hasan menaruh harapan besar agar semua dapat termotivasi dengan ketiga mualaf tersebut. Dia menilai semangat belajar agama Islam dari ketiga orang mualaf harus dijadikan contoh kepada umat yang masih bermalas – malasan dalam mengerjakan ibadah.

“Jadi kami mengajak kepada kaum muslim agar senantiasa meningkatkan ilmu akhirat dengan mendatangi majelis – majelis ilmu. Seperti di Masjid Al Ikhlas Semin ini yang rutin dilaksanakan setiap pagi kajian tafsir maupun tahsin.
Ini harus kita lakukan Agar bisa memperkokoh keimanan kita di akhir zaman ini,”imbuhnya.

“Dan bentuk kepedulian kepada mereka yakni support dan motivasi dari Lazismu Kabupaten Gunungkidul, Kapanewon Semin Pimpinan Cabang Muhammadiyah memberikan bingkisan dan santunan kepada para mualaf,”tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *