Punya Banyak Santri, Ponpes Ini Lahirkan Para Huffadz Al Qur’an Wal Hadits

  • Bagikan
Santri Ponpes Daarul Khoir
Santri Ponpes Daarul Khoir

Nglipar, (kupass.com)–Pondok Pesantren Modern Daarul Khoir yang berada di Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar berkomitmen melahirkan santri Hufadz Al Qur’an Wal Hadits (penghafal Al Qur’an dan Hadits). Terbukti pada bulan Agustus 2021 lalu sejumlah santri telah merampungkan 30 Juz Al – Qur’an.

Pengasuh Ponpes Modern Daarul Khoir M Arif Darmawan mengatakan bahwa, saat ini sekolah Pesantren Modern milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Nglipar ini mempunyai sebanyak 300 santri dan santriwati. Semua yang masuk di Ponpes Modern Daarul Khoir ini pasti berproses dipesantren dengan standar pengajaran dan pembinaan sesuai kurikulum yang ditentukan dewan pimpinan pesantren.

“Ada sejumlah 4 santri kami yakni Akhlis Muliana asal Gunungkidul, Faridz Muzakki asal kalimantan, Auzia Difa Mubarok asal Sukoharjo, Nizamuddin Attamimi asal Sukoharjo yang telah menyelesaikan 30 Juz dibulan Agustus tahun 2021,”kata Arif, Jumat (03/09/2021).

Sementara itu santri lainnya yakni Burhanudin Bahtiar asal Kalimantan, M Abdullah Nur Aziz asal Gunungkidul, M Ghossan Habibatullah asal Solo, dan M Hanif Kurniawan asal Gunungkidul telah mampu menghafal belasan juz dari Al Quran.

Baca Juga:  Sejumlah Keutamaan Dan Keistimewaan Hari Jumat Bagi Umat Islam

“Mereka juga telah menghafal ratusan hadits yang telah disetorkan kepada pembina halaqoh tahfidz di pesantren Daarul Khoir,”imbuhnya.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Gunungkidul ini bersyukur lantaran telah berhasil mengantarkan mereka sampai pada proses tersebut. Selanjutnya mereka akan masuk program murojaah dan mutqin dari hafalannya.

“Daarul Khoir memiliki program unggulan hifdzul quran wal hadits. Program ini wajib diikuti oleh setiap santri, bagi santri yang kami rasa memiliki kemampuan lebih dibidang hafalan, tentu kami sediakan kelas khusus agar terbina dengan baik,”tambahnya.

“Kami berharap ini dapat memberikan suntikan semangat bagi kita untuk terus melahirkan generasi qurani dari rumah rumah kita. Mari kita manfaatkan pesantren – pesantren yang ada sebagai perantara bentuk ikhtiar kita menitipkan pendidikan anak anak kita. Sebab kita sadari bahwa merekalah investasi terbesar kita pada saatnya nanti,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *