Peristiwa

Dua Perempuan Luka Parah Usai Tabrakan Dengan Mobil Feroza

Karangmojo, (kupass.com)–Seorang pengendara sepeda motor bernama Yuliana Ingka Dewi (20) warga Padukuhan Wanglu, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong mengalami cidera kepala berat dan patah kaki kanan usai terlibat kecelakaan dengan Mobil Daihatsu Feroza AB 1447 KD. Korban tertabrak mobil tersebut di ruas jalan Karangmojo – Ponjong tepatnya di Padukuhan. Munggur, Kalurahan Ngipak, Kapanewon Karangmojo, Selasa (18/04/2023).

Tak hanya Yuliana, pembonceng sepeda motor bernama Annida (20) warga Padukuhan Surodadi, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong juga mengalami luka cidera berat hingga tak sadarkan diri. Kedua korban dirawat di RS Panti Rahayu Kelor Karangmojo.

Kanit Gakum Satlantas Polres Gunungkidul Iptu Darmadi menjelaskan bahwa, sebelum kejadian korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy nopol AB 2559 RO melaju dari arah barat (Karangmojo) menuju arah timur (Ponjong). Sesampainya ditempat kejadian pada jalan yang lurus sedikit menanjak dari arah yang berlawanan datang mobil Daihatsu Feroza yang dikemudikan Sugiyarto (53) warga Padukuhan Nglampar, Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo.

“Mobil tersebut melaju terlalu kanan sehingga menabrak sepeda motor dan terhenti usai menabrak tembok pagar depan rumah warga. Mobil kemudian terguling kekiri,”terangnya.

Kanit Laka menduga, peristiwa laka lantas tersebut diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi Mobil Feroza sehingga mengakibatkan kecelakaan. Pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan raya agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

“Peristiwa sudah dalam penanganan anggota,”pungkasnya.

Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected]

Ditulis oleh

Fajar Risdiyanto adalah Redaktur Pelaksana sekaligus jurnalis KUPASS.com. Ia meliput beragam peristiwa, pemerintahan, dan kehidupan masyarakat di Gunungkidul.

Tulisan lain dari Fajar Risdiyanto →