Semakin Masif, Invasi Kedai Kopi Di Wonosari

Gunungkidul (kupass.com) – akhir ini keberadaan tempat ngopi kekinian atau cafe semakin menjamur. Tidak hanya kedai kopi lokal, Wonosari kini semakin dilirik investor cafe level nasional.

Dampak dan Perkembangan

Yang terbaru hadir di jl KH Agus Salim, Kepek, Wonosari adalah kedai Kopi Kenangan. Kedai kopi asal Jakarta ini resmi beroperasi di Gunungkidul pada 10 Agustus 2026 yang lalu.

Semakin Masif, Invasi Kedai Kopi Di Wonosari - foto utama
Ilustrasi AI: Semakin Masif, Invasi Kedai Kopi Di Wonosari

Gerai modern yang mengedepankan kecepatan dan kemudahan akses ini menjual kopi mulai harga 19 ribuan saja, tidak semahal kopi premium namun juga tidak berada pada level kopi low price.

Kopi Kenangan di Wonosari memiliki ruang yang luas nyaman untuk sekedar nongkrong dan fasilitas yang cukup untuk pekerja yang biasa melakukan WFC atau work from cafe.

Selain menu kopi, Kopi Kenangan juga menyediakan berbagai menu makanan pendamping seperti croissant dan roti lain yang bisa dihangatkan terlebih dahulu sebelum disajikan.

Kopi Kenangan pertama kali diperkenalkan di Jakarta pada tahun 2017 dan terus mengembangkan sayap dan melakukan ekspansi ke berbagai kota di Indonesia, hingga meraih predikat unicorn pertama di Asia untuk kategori industri food and beverage.

Dengan lebih dari 1200 gerai di seluruh Indonesia, memang sangat layak jika Kopi Kenangan menjadi kopi paling populer di Indonesia dengan salah satu menu unggulannya yakni Kopi Kenangan Mantan.

Kopi Kenangan Wonosari mulai buka pada jam 7 pagi hingga jam 12 malam, letaknya yang berada di tengah kota memudahkan pengunjung untuk menemukan lokasinya, dengan menu-menu yang enak dan harga yang menarik, Kopi Kenangan akan menjadi salah satu rekomendasi tempat yang wajib dikunjungi.

Mengapa Ini Penting

Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan semakin masif, invasi kedai dan dampaknya bagi masyarakat.

Semakin Masif, Invasi Kedai Kopi Di Wonosari - foto pendukung-2
Ilustrasi AI: Semakin Masif, Invasi Kedai Kopi Di Wonosari