Karangmojo (kupass.com) – Peringatan Milad 37 Tahun Pondok Pesantren Al Hikmah di Karangmojo berlangsung meriah dan khidmat, sekolah sekaligus pesantren yang telah meluluskan ribuan alumni ini saat ini memiliki santri yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Dampak dan Perkembangan
Pada peringatan ke 37 tahun ini, pesantren Al Hikmah Karangmojo memiliki tema, Al Hikmah Melintasi Ujian, Menemukan Kemudahan dalam Melangkah Bersama Allah.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikmah, Ustadz Hanung Hasbullah Hamda, S.H.,M.Pd.I dalam sambutannya pada pengajian akbar yang digelar pada 16 Agustus 2026 di halaman pondok pesantren menyampaikan ucapan terima kasih khususnya kepada warga Sumberejo yang dalam perjalanannya selalu mendukung kegiatan pondok.
"Kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada donatur acara dan juga warga masyarakat Sumberejo yang terus bersinergi dengan pondok dalam berbagai kegiatan" terang Hanung.
Pondok pesantren Al Hikmah Karangmojo sendiri mengembangkan konsep sekolah dan pondok yang berbasis leaderahip dan enterpreneurship, dimana para santri selain belajar di sekolah formal juga menerima pembelajaran pengelolaan pondok dan pengembangan potensi diri, salah satunya pengembangan kemandirian ekonomi.
Pada pelaksanaan pengajian akbar milad kali ini, para santri diajak untuk membuka stand dan belajar berjualan dengan produk-produk buatan mereka sendiri seperti makanan kecil dan minuman kekinian yang terbukti laris dan diminati pengunjung.
Santri Al Hikmah juga terjun langsung di masyarakat dengan menjadi dai hijrah selama bulan ramadan, tidak hanya di Gunungkidul, namun menyasar hingga ke kabupaten lain seperti Sleman, Kota Yogyakarta dan sekitarnya.
Kerjasama dai hijrah pada saat bulan ramadan ternyata sangat diminati oleh masjid-masjid, sehingga tidak jarang takmir masjid mengajukan perpanjangan pengiriman dai atau mubaligh hijrah.
program seperti inilah yang kemudian menjadi media bagi para santri dalam mengembangkan potensi diri dengan praktek berdakwah langsung dan menghadapi realita kondisi umat yang sebenarnya.
Mengapa Ini Penting
Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan 37 tahun pesantren al dan dampaknya bagi masyarakat.
