Gunungkidul (kupass.com) – Rumah Syaamil Sleman bekerja sama dengan Lembaga Manajemen Infak DIY menyelenggarakan treeking ke Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul sebagai kegiatan penutup liburan sekolah tahun ini.(4/7/26)
Dampak dan Perkembangan
laki usia 10 hingga 15 tahun bersama-sama mengikuti kegiatan Fun Tahfidz Camp, yang menggabungkan aktivitas survival di alam sekaligus menghafal Al Qur’an serta kemampuan berdiskusi antar kelompok.
Tujuan kegiatan ini meliputi tafakur alam ,tadabbur Qur’an, latihan fisik dan kemandirian yang seharusnya mulai dibangun pada usia belia, selain itu pesertaa juga diajak untuk memasak bersama.
Fun Tahfidz Camp tahun 2026 merupakan tahun ke 7 pelaksanaan kegiatan serupa oleh Lembaga Manajemen Infak DIY, sejak tahun 2018. Panitia memilih lokasi di Nglanggeran karena tempatnya yang tidak terlalu tinggi tapi cukup menantang.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup beragam, ada yang berasal dari Yogyakarta, Purworejo, Gunungkidul dan Semarang, selain peserta reguler ada juga kuota khusus anak yatim dan dhuafa.
Panitia kegiatan berharap agar anak-anak ini bertambah imannya melalui ayat Qauliyah (tersurat) dan Qauniyah (tersirat), terlatih fisik dan kemandiriannya melalui kegiatan ini.
Apakah kegiatan Fun Tahfidz Camp ini akan diadakan lagi di agenda liburan tahun berikutnya? Panitia mengatakan bahwa FTC akan diadakan lagi setiap masa liburan.
Selain kegiatan trekking, kegiatan lain dari Lembaga Manajemen Masjid DIY sendiri meliputi ke Qur’anan (pelatihan, wakaf, wisata Qur’an), Pasar Murah dan lain-lain.
Mengapa Ini Penting
Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan tutup liburan sekolah, rumah dan dampaknya bagi masyarakat.
