Kuliner

Mengenal Kuliner Ramen Jepang, Mie Kuah Kental yang Kini Menjamur hingga Wonosari

Masuk Indonesia sejak 1970-an, kini Ramen hadir dengan harga terjangkau dan rasa yang disesuaikan lidah lokal.

WONOSARI (kupass.com) – Siapa yang tidak suka makan mie? Hampir seluruh penduduk bumi mengenal olahan tepung ini. Salah satu yang paling fenomenal dan mendunia adalah kuliner Ramen Jepang.

Sejarah dan Adaptasi Halal
Sejarah dan Adaptasi Halal

Mie kuah kental asal Negeri Sakura ini telah menjadi favorit di Asia, termasuk di Indonesia. Bahkan di Wonosari sendiri, saat ini kita sangat mudah menemukan kedai ramen dengan harga yang ekonomis dan terjangkau bagi kalangan pelajar.

Sejarah dan Adaptasi Halal

Ramen pertama kali masuk ke Indonesia melalui restoran-restoran elit pada medio 1970-an. Dengan tekstur mie yang kenyal, kuah legit, serta aneka topping menggugah selera, ramen cepat merebut hati masyarakat.

Mengenal 8 Varian Ramen Populer
Mengenal 8 Varian Ramen Populer

Untuk menyesuaikan dengan mayoritas penduduk Indonesia yang muslim, kuliner Ramen Jepang di sini banyak mengalami adaptasi. Sebagian besar penjual menggunakan kaldu ayam (Chicken Broth) untuk menjamin kehalalannya, menggantikan bahan non-halal yang biasa digunakan di negara asalnya.

Mengenal 8 Varian Ramen Populer

Bagi Anda pecinta kuliner, wajib tahu bahwa ramen memiliki banyak “mazhab” atau varian rasa kuah. Berikut adalah jenis-jenis ramen yang populer baik di Jepang maupun negara Asia lainnya:

  1. Shoyu Ramen: Ramen dengan kuah kecap asin, biasanya berbasis kaldu ayam yang gurih dan ringan.
  2. Shio Ramen: Varian dengan kuah garam laut. Kuahnya cenderung bening dan asin gurih.
  3. Miso Ramen: Menggunakan kuah pasta kacang kedelai fermentasi (miso). Rasanya lebih kental dan creamy.
  4. Hakata Ramen: Berasal dari Fukuoka, identik dengan kuah Tonkotsu (kaldu tulang) yang sangat kental dan putih susu.
  5. Sapporo Ramen: Sesuai namanya, berasal dari Sapporo. Terkenal dengan kuah miso yang kaya rasa dan sering disajikan dengan jagung.
  6. Tsukemen: Unik, karena mie dan kuah kentalnya disajikan di mangkuk terpisah (mie celup).
  7. Abura Soba: Ramen tanpa kuah (kering), disajikan dengan saus shoyu dan minyak spesial.
  8. Tan Tan Ramen: Favorit pecinta pedas. Kuahnya mengandung pasta wijen, minyak cabai, dan daging cincang.

Biasanya, semangkuk ramen akan disajikan lengkap dengan topping pelengkap seperti jagung pipil manis, jamur kuping, irisan daging ayam/sapi (chashu), telur rebus setengah matang (ajitama), dan taburan daun bawang.