Lapak Durian Tahura Bunder Ibu Sri: Kuliner Legendaris di Jalur Jogja-Wonosari, Harga Mulai Rp10 Ribu!

GUNUNGKIDUL (kupass.com) – Bagi Anda yang sering melintasi jalur Jogja-Wonosari, aroma menggoda dari lapak Durian Tahura Bunder pasti sudah tidak asing lagi. Tepat di area Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bunder, sebuah mobil bak terbuka menjadi “surga” bagi para pencinta buah berduri yang sedang melakukan perjalanan menuju atau keluar dari Gunungkidul.

Adalah Ibu Sri, sosok penjual durian ulet yang telah setia melayani pembeli di lokasi tersebut selama lebih dari 15 tahun. Konsistensinya berjualan di pinggir jalan lintas kabupaten ini menjadikannya salah satu titik kuliner musiman yang paling dicari oleh pengendara.

Pilih Sesukamu: Harga Murah atau Bergaransi Rasa

Ibu Sri tidak sendirian dalam mengelola usahanya. Ia berbagi tugas dengan sang suami; Ibu Sri melayani pembeli langsung di atas bak mobil, sementara suaminya menggelar dagangan di area bawah tepat di belakang kendaraan.

Strategi penjualannya pun tergolong unik dan memudahkan pembeli menyesuaikan isi dompet. Untuk durian yang dipajang di atas bak mobil, Ibu Sri memberikan jaminan kualitas yang sangat menggiurkan bagi para pelancong.

“Khusus untuk dagangan yang di atas bak mobil, kami berikan garansi penuh. Kalau ternyata buahnya tidak manis, tidak enak, atau masih mentah, bisa langsung ditukar atau diganti di tempat,” terang Ibu Sri.

Harga untuk durian bergaransi ini dipatok mulai dari Rp60 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada ukuran dan jenis buahnya. Namun bagi pembeli yang ingin berburu harga miring, durian yang digelar di bawah bisa menjadi pilihan. Harganya sangat ekonomis, mulai dari Rp10 ribu saja, namun pembeli harus memilih sendiri dan tidak berlaku sistem garansi.

Primadona Lokal dengan Omzet Fantastis

Meskipun berjualan di pinggir jalan, stok buah yang disediakan Ibu Sri didominasi oleh durian lokal berkualitas, seperti durian Sumatera. Menurutnya, jenis lokal lebih diminati dan harganya tetap masuk akal untuk pasar konsumen pinggir jalan.

Efektivitas lokasi strategis di jalur utama wisata ini terbukti dari angka penjualannya yang mencengangkan. Dalam satu hari, lapak Durian Tahura Bunder milik Ibu Sri ini rata-rata mampu menjual hingga 900 buah durian. Untuk kenyamanan konsumen, ia juga menyediakan deretan bangku kecil bagi pembeli yang ingin langsung menikmati legitnya durian di lokasi sembari menghirup udara segar hutan Bunder.

Meskipun bisnis ini sangat menguntungkan, Ibu Sri menyebutkan bahwa ketersediaan barang sangat bergantung pada musim buah. Jika stok sedang melimpah, ia akan mangkal setiap hari menyapa setiap pengendara yang melintas dengan aroma duriannya yang khas.