“Serangga yang masuk Gunungkidul nasibnya apes.” Anekdot ini bukan isapan jempol, melainkan sebuah fakta kuliner ekstrem yang kaya akan protein dan selalu jadi buruan.
GUNUNGKIDUL (kupass.com) – Sebuah anekdot viral baru-baru ini menggambarkan betapa uniknya kuliner di Gunungkidul: “Serangga yang masuk Gunungkidul nasibnya apes.” Ungkapan ini muncul bukan tanpa alasan. Bagi masyarakat ‘Kota Gaplek’, berbagai jenis serangga telah lama diolah menjadi camilan lezat, gurih, dan bernilai gizi tinggi.
Dari yang sudah menjadi ikon oleh-oleh hingga yang sedang naik daun, inilah lima serangga yang menjadi santapan favorit warga Gunungkidul.
1. Walang (Belalang)
Inilah serangga paling populer dan telah menjadi maskot kuliner Gunungkidul. Belalang, terutama belalang kayu, digoreng kering dengan bumbu bawang dan garam hingga renyah. Rasanya yang gurih mirip udang goreng menjadikannya oleh-oleh wajib bagi wisatawan yang berkunjung. Popularitasnya bahkan membuatnya menjadi inspirasi maskot untuk perhelatan olahraga Porda DIY beberapa waktu lalu.
2. Uler (Ulat)
Di kasta berikutnya ada berbagai jenis ulat, mulai dari ulat pohon jati hingga ulat pohon kedondong. Meski penampilannya membuat sebagian orang bergidik, ulat kaya akan protein. Ketika dimasak oseng atau digoreng, ulat memiliki rasa yang gurih dengan tekstur empuk di dalam dan renyah di luar, menarik minat para pencinta kuliner ekstrem.
3. Ungkrung (Kepompong Jati)
Ungkrung adalah primadonanya. Ini adalah ulat jati yang sedang bermetamorfosis menjadi kepompong. Biasanya ditemukan di dalam tanah di bawah pohon jati saat musim penghujan. Kepompong berwarna cokelat kehitaman ini menjadi buruan favorit karena nilai jualnya yang sangat tinggi, bahkan hampir menyamai harga daging sapi per kilogramnya.
4. Rampal (Kumbang Tanah)
Rampal adalah sejenis kumbang kecil yang juga diolah menjadi camilan atau digoreng untuk lauk. Beberapa warga juga mengolahnya menjadi rempeyek rampal yang renyah. Serangga ini memiliki kemiripan dengan tonggeret atau yang oleh warga lokal disebut garèng.
5. Puthul
Inilah serangga yang saat ini sedang “naik daun”. Puthul adalah serangga kecil berwarna abu-abu kecoklatan yang muncul di awal musim hujan. Rasanya yang sangat gurih setelah digoreng menjadikannya camilan favorit semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua. Puthul diketahui mengandung protein tinggi dan vitamin B3. Meski beberapa kalangan meyakini konsumsi berlebih dapat memicu tekanan darah tinggi, puthul tetap menjadi buruan utama saat musimnya tiba.
