Wonosari, (kupass.com)—Semangat Team Persig U13 menjadi juara piala Soeratin tak terbendung. Squad asuhan Doni Septiantoro tersebut akhirnya melaju ke babak final meskipun sebelumnya sempat dibantai oleh Team PSS Sleman.
Doni selaku Coach Team Squad Kota Gaplek ini mengatakan bahwa, sebelumnya seleksi maraton dilakukan pada bulan Januari lalu. Usai seleksi pihaknya kemudian melaksanakan training kepada para pemain U13 ini.
“Saya dibantu coach Agyatunus Suparyono dan official lainnya. Untuk persiapan grand final kita maksimalkan waktu yang ada,”kata Doni kepada wartawan.
Doni menjelaskan bahwa, salah satu persiapan untuk tanding final dengan Mataram Utama yakni pendekatan dan sentuhan mental. Hal ini wajib dilakukan supaya para pemain benar-benar siap secara psikologis dan secara fisik.
“Fase group menjadi awal pembelajaran di pertandingan pertama. Kami dihajar PSS dengan skor 6 – 0. Akhirnya kita evaluasi hingga akhirnya bisa menduduki peringkat kedua dibawah PSS Sleman,”imbuhnya.
Pada fase berikutnya Persig U13 kemudian melaju ke 6 besar dan maju ke grand final. Doni bertekad team nya bisa menang dan mengharumkan nama Gunungkidul apalagi piala Soeratin ini merupakan ajang sepak bola Nasional.
“Inginnya kami menjadi peringkat pertama. Berbagai persiapan telah kami lakukan mulai latihan malam di Lapangan Kepek Raya,”kata dia.
Doni meminta doa restu kepada warga masyarakat Gunungkidul supaya nanti bisa mengalahkan Mataram Utama dalam laga yang digelar di Kota Malang Jawa Timur pada Sabtu 23 Agustus 2025.
“Harapan kami kedepan para anak asuh kami Persig U13 bisa meneruskan kiprahHoky Caraka. Kami dan warga Guunungkidil patut bangga kepada para atlet dari Gunungkidul ini,”tandasnya.
