Sambut Idul Adha, Mari Mengenal Lebih Dekat Peralatan Pisau Sembelih Hewan Kurban Bersama Jagal-Mu

WONOSARI (kupass.com) – Euforia bulan Syawal memang telah berlalu, namun umat muslim kini mulai bersiap-siap menyambut Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada bulan Mei mendatang.

Lebaran Idul Adha adalah hari raya di mana umat muslim secara bersama-sama menyembelih hewan kurban sebagai tanda syukur dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana teladan Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS yang diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Al-Hajj ayat 34.

Salah satu hal paling krusial untuk dipersiapkan menjelang hari kurban adalah pemahaman keilmuan mengenai tata cara penyembelihan yang halal, serta penggunaan peralatan yang sesuai dengan syariat agama Islam.

Pentingnya Memperlakukan Hewan Kurban dengan Ihsan

Menyoroti pentingnya standar peralatan, kontributor Kupass.com berkesempatan mewawancarai salah satu aktivis Jagal-Mu Gunungkidul, Bayu Al Fatih. Dalam diskusinya, Bayu mengupas tuntas seluk-beluk peralatan utama dalam kurban, yakni pisau.

Image

Menurut Bayu, ada prinsip dasar yang wajib dipegang teguh oleh seorang petugas sembelih (jagal). Saat proses eksekusi, jagal dianjurkan untuk memperlakukan hewan kurban dengan prinsip Ihsan (sebaik-baiknya).

“Untuk menggapai perlakuan yang baik tersebut, proses penyembelihan wajib menggunakan peralatan yang telah disiapkan dengan sebaik-baiknya. Peralatan yang digunakan tentunya harus dipilih dari kualitas terbaik, tajam, dan sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelum waktu penyembelihan,” jelas Bayu.

Mengenal Ragam Jenis dan Harga Pisau Sembelih

Bayu memaparkan bahwa jenis pisau di pasaran sangatlah beragam. Berdasarkan cara pembuatannya, pisau sembelih terbagi menjadi dua kategori utama, yakni pisau handmade (buatan tangan pengrajin) dan pisau pabrikan (diproduksi massal).

“Biasanya, pisau-pisau pabrikan identik dengan produk luar negeri,” terangnya.

Sebagai contoh, pisau handmade lokal berkualitas biasanya menggunakan material baja unggulan seperti Peer Jeep, HSS, Peer Delman, atau Bearing Jerman. Sementara untuk kelas pabrikan impor, merek yang populer digunakan para jagal antara lain Tramontina (buatan Brazil), F. Dick atau Don Carlos (buatan Jerman), dan Victorinox (buatan Swiss).

Image

Harganya pun sangat bervariasi bergantung pada material dan merek. Harga peralatan jagal untuk pisau sembelih utama umumnya dibanderol mulai dari Rp200 ribu hingga Rp2,5 juta. Sedangkan untuk pisau khusus menguliti (kelet atau boning), harganya berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp350 ribuan.

Image

Edukasi Jagal dan Perawatan Berkala

Bagi Bayu, memberikan edukasi berkesinambungan kepada para jagal eksekutor sangatlah penting agar pelaksanaan ibadah kurban di masyarakat benar-benar sah dan sesuai syariat.

Selain persiapan teknik penyembelihan, perawatan (treatment) alat juga tidak boleh disepelekan. “Pisau harus dicek secara berkala dan dibersihkan, apalagi jika sudah lama tidak digunakan. Menjelang hari raya kurban seperti ini, peralatan tersebut pastinya akan sangat dibutuhkan oleh takmir di masjid-masjid terdekat,” pungkas Bayu.