Diikuti 400 Pesilat, Kejurda Tapak Suci PDM Cup 2025 Siap Digelar untuk Meriahkan Milad Muhammadiyah

Ajang ini menjadi pembuktian bagi pesilat Gunungkidul yang telah berprestasi di tingkat dunia dan regional Porda DIY.

GUNUNGKIDUL (kupass.com) – Sebanyak 400 pesilat Tapak Suci dari tingkat SD hingga SMA se-Gunungkidul akan unjuk gigi dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci PDM Cup #4. Kejuaraan bergengsi ini akan digelar pada 20-23 November 2025 di Gedung Kesenian Wonosari, sekaligus untuk memeriahkan Milad Muhammadiyah ke-113.

Acara ini tidak sekadar menjadi adu teknik, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi akbar dan sarana untuk melestarikan pencak silat sebagai budaya luhur bangsa.

Kejurda Tapak Suci PDM Cup 2025 Siap Digelar untuk Meriahkan Milad Muhammadiyah
Kejurda Tapak Suci PDM Cup 2025 Siap Digelar untuk Meriahkan Milad Muhammadiyah

Ajang Evaluasi, Silaturahmi, dan Penempaan Mental

Ketua Panitia Pelaksana, Albert Saefudin, S.Pd.I.,K.Ma., mengungkapkan bahwa kejuaraan ini memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, sebagai momen evaluasi untuk mengukur kemajuan latihan di masing-masing unit.

“Tujuan paling utama adalah untuk mengukur dan mengevaluasi sampai di mana kemajuan latihan yang dilaksanakan di setiap unit,” terang Albert.

Selain itu, menurutnya, kejuaraan ini juga menjadi ajang untuk menempa mental atlet agar siap bertanding di level yang lebih tinggi serta untuk mempererat silaturahmi antar pesilat Tapak Suci di Gunungkidul.

Pembuktian Pesilat Berprestasi Dunia

Kejurda kali ini memiliki gengsi tersendiri karena akan diikuti oleh atlet-atlet yang telah terbukti kualitasnya. Albert membeberkan fakta menarik bahwa pembinaan di Gunungkidul telah berhasil melahirkan juara-juara yang membanggakan.

“Walaupun berlatih di kabupaten, pesilat kita mampu menorehkan prestasi luar biasa, di antaranya meraih Juara 1 di Kejuaraan Dunia Tapak Suci ke-2 di Malang Juli lalu,” ungkapnya.

“Selain itu, banyak dari peserta yang akan tampil merupakan atlet yang ikut menyumbangkan medali perak untuk kontingen Gunungkidul di cabor Pencak Silat pada Porda DIY XVII September lalu,” lanjut Albert bangga.

Harapan untuk Perkembangan Tapak Suci di Masa Depan

Ketua Umum Pimda 012 Tapak Suci Gunungkidul, Sudarmaya (Kang Moyo), berharap event ini dapat menjadi pendorong perkembangan Tapak Suci di masa depan.

“Karena acara ini diikuti oleh siswa se-Kabupaten Gunungkidul, tentunya saya berharap Tapak Suci semakin berkembang, khususnya di sekolah-sekolah milik Persyarikatan Muhammadiyah,” ucapnya.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, RS PKU Muhammadiyah Wonosari, serta Amal Usaha Muhammadiyah lainnya, menunjukkan sinergi kuat untuk menyukseskan kejuaraan ini.