Berjalan Lancar dan Khidmat, Pembukaan Musda IX KNPI Gunungkidul Dihadiri Jajaran Forkopimda

WONOSARI (kupass.com) – Ruang Rapat Handayani, Kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gunungkidul menjadi saksi bisu berkumpulnya elemen pemuda yang berkomitmen bergerak bersama mendukung pembangunan daerah. Hajat akbar Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD KNPI resmi dibuka dengan dihadiri langsung oleh jajaran unsur Forkopimda serta jajaran Kepala OPD, pada Minggu (24/05/2026).

Pelaksanaan Musda KNPI Gunungkidul ke-IX ini merupakan langkah taktis dan strategis organisasi dalam rangka melanjutkan estafet kepemimpinan. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sendiri resmi didirikan di Jakarta pada 23 Juni 1973 silam. Dengan demikian, pada bulan Juni mendatang, organisasi wadah berhimpunnya para pemuda ini akan genap memperingati hari lahirnya yang ke-53 tahun—sebuah usia yang matang dalam mengawal pergerakan bangsa.

Image
Image

Sebagai informasi, gelaran Musda IX tahun 2026 ini merupakan hilir dari kebijakan perpanjangan masa jabatan kepengurusan periode sebelumnya. Semestinya, masa bakti kepengurusan lama telah berakhir pada tahun 2024 lalu. Namun, karena adanya penyesuaian kebijakan organisasi, masa jabatan tersebut diperpanjang selama 2 tahun dan baru resmi berakhir pada tahun ini.

Forum Demokrasi Pemuda yang Sehat dan Santun

Musda kali ini menjadi cerminan nyata dari sebuah forum yang sehat, santun, serta menjunjung tinggi komitmen kaum muda dalam berdemokrasi. Momentum ini sekaligus menandai penyerahan estafet dari kepemimpinan sebelumnya yang dinilai telah sukses menorehkan tinta emas selama periode pengabdian mereka.

Rangkaian alur Musda IX ini telah berjalan secara sistematis, dimulai dari tahapan penjaringan bakal calon ketua, penyampaian visi dan misi, hingga puncaknya pada pelaksanaan sidang pleno hari ini. Nakhoda baru KNPI ke depan diharapkan mampu merawat ruang kolaborasi bagi pemuda dalam membangun Kabupaten Gunungkidul melalui sinergi lintas sektor.

Sesuai dengan arah gerak perjuangan organisasi, Musda kali ini mengusung slogan utama: “Musda IX KNPI, Kolaborasi Daerah, Bangun Pemuda, Majukan Negeri”. Slogan ini dipengang teguh sebagai komitmen dasar perjuangan KNPI, khususnya di Bumi Handayani.

Sambut Era Baru Regulasi Kepemudaan

Ketua DPD KNPI Gunungkidul periode sebelumnya, Bung Heri Santosa, dalam pidato sambutannya mengutip kalimat motivasi dari tokoh pergerakan nasional, Abdul Muis, bahwa ketika orang lain bisa, maka pemuda juga pasti bisa. Berbekal keyakinan tersebut, ia menegaskan bahwa pemuda hari ini adalah barisan pemimpin yang telah siap mengabdi seutuhnya untuk negeri.

Heri juga mengajak seluruh kader untuk bersiap menangkap peluang di tengah lahirnya regulasi baru dari pemerintah pusat terkait optimalisasi peran pemuda.

“Kita hari ini menyambut era baru dan harapan baru, di mana telah hadir Instruksi Presiden (Inpres) tentang kegiatan kepemudaan. Regulasi ini menegaskan bahwa urusan kepemudaan tidak lagi terfokus atau menjadi beban satu lembaga saja,” terang Heri.

Lahirnya kebijakan tersebut dipastikan akan semakin membuka lebar keran kesempatan bagi organisasi kepemudaan untuk berkolaborasi secara taktis dengan berbagai lembaga sektoral. Hal ini tentu akan membawa dampak positif yang masif bagi pengembangan dan penganggaran kegiatan kepemudaan di tingkat daerah.

Kehadiran berbagai elemen Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), organisasi pemuda lokal, hingga organisasi sayap pemuda partai politik dalam Musda IX ini menjadi bukti sahih bahwa pemuda di Gunungkidul senantiasa solid dan siap menjadi inisiator pembangunan daerah.