Penyelamat dari Azab Allah

Kajian kali ini cukup menarik, Tentang Penyelamat dari Azab Allah yang diambil dari Kitab Mukhtarul Ahadits An Nabawiyah, Karya As-Sayyid Ahmad Al-Hâsyimi

Hadits 295/297: Penyelamat dari Azab Allah

Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه berkata: “Aku mendengar Rosululloh ﷺ bersabda:
‎يَقُولُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: ” إِنِّي لَأَهُمُّ بِأَهْلِ الْأَرْضِ عَذَابًا فَإِذَا نَظَرْتُ إِلَى عُمَّارِ بُيُوتِي والْمُتَحَابِّينَ فِيَّ والْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ صَرَفْتُ عَنْهُمْ ”
Alloh عز وجل berfirman: “Sesungguhnya Aku bermaksud menurunkan azab kepada penduduk bumi, maka apabila Aku melihat orang-orang yang memakmurkan rumah-rumah-Ku, yang saling mencintai karena Aku, dan orang-orang yang memohon ampunan pada waktu sahur, maka Aku jauhkan azab itu dari mereka.” Riwayat al-Baihaqi, Syu’ab al-Iman [2946].

Penjelasan: Ada 3 golongan yang menyebabkan dunia ini selamat dari murka Allah yaitu :

✅ Orang yang memakmurkan masjid
✅ Orang yang saling mengasihi karena Allah
✅ Orang yang mengerjakan shalat malam seraya memohon ampun kepada Allah.

Makna dari hadits ini, apabila Allah murka dan hendak menimpakan azab kepada penduduk dunia, lalu Dia memandang kepada ketiga golongan orang tersebut, maka azab itu dicabut-Nya kembali.

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Sesungguhnya Allah Swt. apabila menurunkan azab dari langit kepada penduduk bumi, maka azab tersebut dihindarkan dari orang-orang yang meramaikan masjid-masjid.” (HR. Asakir melalui Anas r.a.).

Dalam hadits yang lain Nabi Saw. bersabda, “Apabila kalian melihat seseorang yang terbiasa masuk masjid, maka saksikanlah oleh kalian bahwa dia orang beriman karena sesungguhnya Allah telah berfirman dalam surat At-Taubah ayat 18, “Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah-lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka mereka lah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Semoga kita tetap berusaha untuk menggunakan masjid sebagai tempat salat berjamaah dan masjid merupakan rumah Allah yang membawa keberkahan terhindar dari azab-Nya.

PENGAJIAN BAKDA MAGHRIB
🗓 Hari, tgl : Kamis, 14 Dzulhijjah 1445 H./ 20 Juni 2024 M
🕌 Tempat : Masjid Nurul Iman, Blimbingsari, Yogyakarta
🎤 Penceramah : Mu’inan Rafi’ El Ghaysiqy
✍️ Pencatat : Sugani
🌍 Catatan Terdahulu Bisa Baca di Rubrik OASE kupass.com