Komunitas

Sebanyak Puluhan Komunitas Unjuk Gigi Dalam Pameran Gubug Bonsai

Panggang, (kupass.com)–Puluhan komunitas bonsai mengikuti pameran Gubuk Bonsai di rest area Gorden Resto tepatnya di Padukuhan Sawah, Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang, pameran resmi dibuka oleh Bupati Gunungkidul pada Kamis malam (22/09/2022). Sebanyak
25 Komunitas mengikuti pameran yang akan digelar selama 5 hari tersebut.

Panitia penyelenggara Suradi mengatakan, tujuan diadakan pameran adalah untuk meningkatkan animo masyarakat khususnya terhadap pecinta tanaman pohon bonsai.
Komunitas yang turut andil dalam pameran tersebut berasal dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sleman Dan Gunungkidul.

“Jadi sebelumnya memang kami mengundang beberapa komunitas dan target kami harus ada sekitar 201 pohon yang mengisi meja yang telah kami siapkan. Alhamdulillah sampai hari ini sudah melebihi target,”jelas Suradiyanto.

Suradiyanto menambahkan, selain mengadakan pameran juga mengadakan Konservasi alam di pertapan Kembanglampir, dan telaga Pakem.
Dan juga mengadakan sarasehan dengan tema membangun kesadaran bersama menuju konservasi alam.

Sementara itu Bupati Gunungkidul, mengapresiasi atas adanya pameran bonsai yang ada di Rest area Gorden Resto. bicara tentang seni itu luas cakupannya bahkan di sana dikatakan sebagai bahasa yang universal.Menurutnya, ekonomi bonsai saat sekarang luar biasa. Selain itu pasarnya pun sudah tidak diragukan lagi baik secara langsung melalui pameran-pameran maupun dengan menggunakan media sosial.

“Sekali lagi atas nama pemerintah tentunya kami mengapresiasi pada rekan-rekan Gubuk bonsai ini. Mudah-mudahan komunitas seperti ini sekali lagi tidak pudar justru kedepan dapat berkembang dengan baik,”pungkasnya. (Jarwanto)

Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected]

Ditulis oleh

Fajar Risdiyanto adalah Redaktur Pelaksana sekaligus jurnalis KUPASS.com. Ia meliput beragam peristiwa, pemerintahan, dan kehidupan masyarakat di Gunungkidul.

Tulisan lain dari Fajar Risdiyanto →