Tonggak Sejarah Baru, PRM Wonosari Bangun Gedung Sekretariat dan Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat

WONOSARI (kupass.com) – Langkah akselerasi dakwah dan penguatan kelembagaan terus ditunjukkan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM Wonosari). Ranting yang berkedudukan di jantung ibu kota Kabupaten Gunungkidul ini resmi memulai babak baru pembangun fisik gedung sekretariat permanen yang berlokasi di Padukuhan Gadungsari, Kalurahan Wonosari.

Image
Sentra Dakwah dan Mesin Ekonomi Bernilai Miliaran Rupiah

Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) digelar pada Ahad (13/09/2026), bertepatan dengan momentum Pengajian Ahad Pagi yang dipusatkan di Kompleks SD Muhammadiyah Al Mujahidin.

Agenda bersejarah ini dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Dr. Ihwan Ahada, S.Ag., M.A., bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul, Drs. Sadmonodadi, M.A. Kehadiran Bupati Gunungkidul periode 2011–2021, Hj. Badingah, S.Sos., turut menambah kekhidmatan prosesi peletakan batu pertama tersebut.

Sentra Dakwah dan Mesin Ekonomi Bernilai Miliaran Rupiah

Ketua PRM Wonosari, Triyono, S.Pd., menuturkan bahwa ikhtiar pembangunan gedung ini merupakan jawaban konkret atas kebutuhan operasional organisasi. Kendati berada di pusat kota, ranting ini tercatat belum memiliki kantor operasional mandiri hingga tahun 2026.

“Pada periode kepengurusan ini, jajaran pimpinan ranting bertekad kuat mengusahakan hadirnya gedung sekretariat mandiri. Gedung ini tidak sekadar menjadi kantor administratif, melainkan sentra dakwah, wadah konsolidasi organisasi, serta lokomotif pemberdayaan ekonomi umat,” papar Triyono.

Gedung yang dirancang megah dua lantai dan berfasilitas pendingin ruangan (AC) ini dibangun di atas lahan wakaf milik warga persyarikatan, Akhid Bazari.

Rencana operasional gedung kian solid berkat dukungan sponsor strategis dari seorang dermawan asal Tangerang, Ikhwan Iswanto. Bantuan yang disalurkan berupa komitmen pengadaan sarana dan unit peralatan usaha senilai Rp 1,2 miliar untuk dikelola ranting secara produktif.

Ruang Terbuka yang Bermanfaat bagi Warga Sekitar

Pembangunan fisik gedung diproyeksikan membuka lapangan kerja mandiri serta menghidupkan ekosistem wirausaha berbasis ranting. Triyono pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap elemen donatur dan warga persyarikatan yang telah mewujudkan impian kepengurusan ini.

Image
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Dr. Ihwan Ahada, S.Ag., M.A.

“Kami menghaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada para donatur serta seluruh pihak yang telah bahu-membahu. Niat yang awalnya sekadar cita-cita kini mulai terwujud nyata. Nantinya fasilitas lantai dasar dan aula pertemuan di gedung dua lantai ini juga terbuka untuk dimanfaatkan oleh masyarakat umum di lingkungan sekitar,” pungkasnya.