Muballigh Hijrah Muhammadiyah Ditarik, Isak Tangis Warnai Perpisahan

Gunungkidul (kupass.com) – Momen haru menyelimuti penarikan ratusan Muballigh Hijrah Muhammadiyah yang telah menyelesaikan tugas dakwahnya di berbagai masjid se-Kabupaten Gunungkidul. Setelah lebih dari satu bulan mengabdi, mereka kembali ke perguruan tinggi dan pondok pesantren masing-masing, diiringi tangis haru dari jamaah yang enggan berpisah.

Muballigh Hijrah Muhammadiyah
Muballigh Hijrah Muhammadiyah

Sejak 27–28 Februari 2025, sebanyak 159 muballigh muda Muhammadiyah telah diterjunkan dalam program dakwah ini. Mereka berasal dari berbagai institusi, termasuk:
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY
Pondok Nuriyah Shobron UMS (4 muballigh)
Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an Yogyakarta (10 muballigh)
Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Murtadlo Ponjong (76 muballigh)
Pondok Pesantren Al Muttaqin Gedangsari (42 muballigh)
Pondok Pesantren Darul Khoir Nglipar (90 muballigh)
Pondok Pesantren Muhammadiyah Thoriqul Mukminin Semanu (12 muballigh)

Jamaah Berurai Air Mata Saat Perpisahan

Dakwah yang Dinanti
Dakwah yang Dinanti

Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul, Irwan Triyanto, mengungkapkan bahwa banyak jamaah merasa berat melepaskan muballigh hijrah. Bahkan, beberapa jamaah mengantar mereka hingga Kompleks Masjid Al-Ihlash Wonosari atau halaman PDM Gunungkidul sambil meneteskan air mata.

“Ada yang meminta muballigh tetap tinggal hingga Idul Fitri karena kehadiran mereka sangat berarti bagi masyarakat,” ujar Irwan.

Harapan Silaturahmi Tetap Terjalin

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY
Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY

Ustaz Rofiul Wahyudi, dari Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para muballigh muda yang telah menjalankan tugas dakwah dengan penuh dedikasi.

“Kami berharap silaturahmi tetap terjalin. Semoga para muballigh bisa kembali mengunjungi lokasi penugasan dan terus memberi semangat kepada TPA serta Remaja Masjid agar tetap aktif mengaji,” imbuhnya.

Program Muballigh Hijrah: Dakwah yang Dinanti

Muballigh Hijrah Muhammadiyah
Muballigh Hijrah Muhammadiyah

Keberadaan muballigh muda Muhammadiyah di masjid-masjid binaan terbukti membawa dampak positif bagi jamaah. Program ini tidak hanya menghidupkan syiar Islam, tetapi juga mempererat hubungan antara Muhammadiyah dan masyarakat.

Dengan antusiasme tinggi dari warga, besar harapan program Muballigh Hijrah Muhammadiyah terus berlanjut dan semakin berkembang di masa mendatang.