Tari Hingga Angklung Warnai Malam Gelar Potensi SD Muhammadiyah Kuwarasan, Rayakan Milad ke-56

Setengah abad lebih mengabdi, SD Muhammadiyah Kuwarasan unjuk gigi lewat pentas seni siswa. Bertabur doorprize mesin cuci hingga dispenser.

NGLIPAR (kupass.com) – Suasana meriah dan penuh kreativitas menyelimuti Balai Desa Kedung Keris, Nglipar, pada Sabtu malam (31/01/2026). Ratusan pasang mata terpukau menyaksikan Malam Gelar Potensi SD Muhammadiyah Kuwarasan yang digelar dalam rangka perayaan Milad ke-56 sekolah tersebut.

Malam Gelar Potensi SD Muhammadiyah Kuwarasan
Malam Gelar Potensi SD Muhammadiyah Kuwarasan

Perjalanan 56 tahun tentu bukan waktu yang singkat bagi sebuah institusi pendidikan. Sebagai wujud syukur dan unjuk prestasi, sekolah menampilkan berbagai bakat seni siswanya, mulai dari seni tari, pembacaan geguritan, tembang macapat, hingga orkestra angklung yang memukau.

Dihadiri Tokoh Penting dan Alumni

Acara bergengsi ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul, Komite Sekolah, wali murid, hingga para alumni guru dan mantan kepala sekolah yang pernah mengabdi.

Dihadiri Tokoh Penting dan Alumni
Dihadiri Tokoh Penting dan Alumni

Tak ketinggalan, dukungan penuh juga datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PRM-PCA) Kedung Keris, PCM dan PCA Nglipar, serta kepala sekolah di lingkungan sekitar yang turut hadir menyemarakkan suasana.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pembagian doorprize menarik bagi hadirin yang beruntung, mulai dari dispenser hingga hadiah utama berupa mesin cuci.

Tingkatkan Kepercayaan dan Sukseskan PPDB

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Kuwarasan, Nofita Rini, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Menurutnya, event ini bukan sekadar perayaan, melainkan strategi untuk mengenalkan kualitas sekolah kepada masyarakat luas.

“Harapannya agar sekolah lebih eksis dikenal semua kalangan, program-program bisa terlaksana, serta didukung penuh oleh masyarakat dan pemangku pemerintahan,” terang Nofita.

Lebih lanjut, Nofita menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan berdampak positif pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB/SPMB).

“Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada sekolah. Sehingga sekolah semakin maju dan berkembang, baik dari segi prestasi maupun fasilitas pendukung bagi kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.