Diikuti 113 pleton, Wawali Wawan Harmawan sebut LBB adalah wadah efektif menanamkan disiplin, sportivitas, dan semangat kebangsaan.
YOGYAKARTA (kupass.com) – Ajang bergengsi Lomba Baris Berbaris (LBB) 2025 Kota Jogja telah resmi mengumumkan para pemenangnya. SDN Ungaran, MTs Mualimin B, dan SMPN 5 Jogja A berhasil keluar sebagai juara pertama di kategori masing-masing setelah melalui kompetisi ketat.

Lomba yang dipusatkan di lapangan parkir sisi barat Stadion Mandala Krida ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (24/10) hingga Minggu (26/10/2025).
Daftar Juara Lengkap LBB 2025 Kota Jogja
Total 113 pleton dari berbagai tingkatan sekolah bersaing ketat untuk menunjukkan kekompakan dan penguasaan teknik baris-berbaris. Berdasarkan penilaian juri, berikut adalah daftar peraih juara:
- Kategori Pleton SD:
- 🥇 Juara I: SDN Ungaran
- 🥈 Juara II: Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Jogja
- 🥉 Juara III: SD Muhammadiyah Jogokariyan
- Kategori Pleton SMP Putra:
- 🥇 Juara I: MTs Mualimin B
- 🥈 Juara II: MTs Mualimin A
- 🥉 Juara III: SMPN 8 Jogja B
- Kategori Pleton SMP Putri:
- 🥇 Juara I: SMPN 5 Jogja A
- 🥈 Juara II: SMPN 9 Jogja
- 🥉 Juara III: SMPN 8 Jogja B
- Kategori Pleton SMA Putra:
- 🥇 Juara I: SMKN 3 Jogja A
- 🥈 Juara II: MA Mualimin
- 🥉 Juara III: SMAN 2 Jogja
- Kategori Pleton SMA Putri:
- 🥇 Juara I: SMAN 8 Jogja
- 🥈 Juara II: SMKN 2 Jogja
- 🥉 Juara III: SMKN 3 Jogja A
Apresiasi Antusiasme dan Penanaman Karakter
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, mengapresiasi tingginya antusiasme pelajar yang terlihat dari 113 pleton peserta. “Ini menunjukkan LBB dipenuhi banyak peminat. Siswa dari berbagai tingkatan,” ujar Budi, Senin (27/10/2025).
Ia menjelaskan, LBB merupakan program rutin yang bergengsi di mata pelajar. Penilaian didasarkan pada kebenaran teknik gerakan dan kekompakan barisan, yang merujuk pada Peraturan Panglima TNI Nomor 57 dan 58 Tahun 2018.
Lebih dari Sekadar Lomba
LBB 2025 yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, ini dinilai sebagai wadah yang sangat positif. Wawan menyebut kegiatan ini tidak sekadar mencari juara.
“Dari kegiatan ini para siswa dapat belajar tentang kedisiplinan, sportivitas, dan rasa kebersamaan,” katanya.
Wawali berharap agenda tahunan ini dapat menjaring lebih banyak peserta di masa depan, karena efektif untuk menanamkan semangat kebangsaan, gotong royong, dan cinta tanah air. “Itu sebagai pondasi penting pembangunan karakter bagi kalangan pelajar,” pungkasnya.
