Berdiri sejak 2016, komunitas ini punya anggota dari pelajar SMP hingga lansia 60 tahun, bahkan ada yang berdiaspora sampai New York.
WONOSARI (kupass.com) – Apakah Anda ingin memulai hidup sehat dengan lari pagi tapi merasa canggung kalau sendirian? Jangan khawatir, solusinya ada di depan mata. Anda bisa bergabung dengan Komunitas Gunungkidul Runners (GKRunners) yang rutin berkumpul setiap akhir pekan.

Sabtu pagi menjadi waktu yang istimewa bagi kawan-kawan pegiat lari ini. Halaman parkir Pemerintah Daerah (Pemda) Gunungkidul menjadi titik kumpul untuk lari bareng (larbar) dan saling menyemangati satu sama lain.
Berawal dari Alumni Baron 10K
Komunitas Gunungkidul Runners ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Komunitas ini telah eksis sejak tahun 2016, jauh sebelum tren lari booming seperti sekarang.
Jarwadi, Koordinator GKRunners menceritakan bahwa wadah ini terbentuk dari kawan-kawan non-atlet yang kebetulan mengikuti race di event Baron 10K.
“Kami mulai dari 2016. Awalnya dari kawan-kawan yang ikut race Baron 10K, kemudian kami berjejaring. Kami sepakat membuat wadah dengan semangat runners support runners bagi mereka yang bukan atlet tapi ingin berolahraga,” terang Jarwadi.
Anggota Tembus 500 Orang
Inklusivitas menjadi daya tarik utama komunitas ini. Hingga kini, anggota GKRunners tercatat mencapai lebih dari 500 orang dengan latar belakang yang sangat beragam.
Rentang usianya pun bervariasi, mulai dari pelajar SMP hingga anggota paling senior yang berusia 60 tahun. Uniknya, anggota komunitas ini tidak hanya berada di Gunungkidul, tetapi juga berdiaspora hingga ke New York dan Jepang.
Gratis, Tinggal Datang Saja!
Bagi warga Gunungkidul yang berminat, Jarwadi menegaskan bahwa pintu GKRunners selalu terbuka lebar tanpa syarat yang ribet.
“Bagi warga yang ingin gabung, bisa langsung datang tiap Sabtu pagi jam 06.00 WIB di halaman parkir Pemda Gunungkidul. Nanti kita lari bareng. Tidak ada syarat apapun, semua boleh gabung,” pungkasnya.
