Wonosari (kupass.com) – Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Gunungkidul baru saja mengukuhkan kepengurusan baru, dibawah kepemimpinan Wahyudi Syakuri, S.Pd.I, M.Si.
Dinamika dan Respons Publik
baru ini, KNPI menerima arahan dari Bupati Gunungkidul dan Kawedanan Parentah Hageng Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KPH Wironegoro di Aula Univiersitas Negri Yogyakarta, Semanu.

Dalam pertemuan tersebut, Wahyudi memaparkan beberapa fokus pemuda Gunungkidul dan komitmemnya terhadap pembangunan, bersama-sama dengan pemerintah kabupaten.
"Pemuda adalah jembatan abad modern yang membawa amanah kebudayaan untuk kesejahteraan rakyat" terang Wahyudi.
Sebagai organisasi yang menghimpun potensi pemuda di Bumi Handayani, KNPI Gunungkidul memiliki peran strategis dalam menyokong peningkatan Indeks Pembangunan Abdi Dalem dan masyarakat luas.
pilar nasihat dari KPH Wironegoro untuk KNPI, yang pertama adalah pemuda sebagai penjaga gerbang kebudayaan, kabudayan sebagai pondasi karakter.
Pemuda KNPI harus menjadi garda terdepan dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan Jawa. Menjadi modern bukan berarti menanggalkan jati diri. Sinergi antara pemuda dan Abdi Dalem adalah kunci untuk memastikan bahwa pembangunan di Gunungkidul tidak kehilangan roh paugeran dan kearifan lokalnya.
yang kedua sinergi kaluwihan (Kolaborasi Lintas Generasi)
Peningkatan kualitas hidup dan kapasitas Abdi Dalem tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. KNPI harus mampu menjembatani inovasi teknologi, literasi digital, dan pemikiran modern khas pemuda dengan keteguhan spiritual serta loyalitas para Abdi Dalem. Hormati yang sepuh, bimbing yang muda.
Yang ketiga, implementasi filosofi Hamemayu Hayuning Bawana. Setiap program kerja KNPI Gunungkidul hendaknya diarahkan untuk menjaga keselarasan lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Secara sosial dengan menjaga kerukunan, asah kepedulian (tepa selira), dan tingkatkan literasi masyarakat. Secara ekonomi dengan mendorong kemandirian pemuda dan Abdi Dalem melalui pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal Gunungkidul.
Berikutnya adalah kepemimpinan yang Andhap Asor dan Mengabdi. Jadilah pemimpin pemuda yang inklusif. Menjadi pengurus KNPI bukanlah tentang mencari panggung kehormatan, melainkan tentang seberapa besar kemanfaatan yang bisa diberikan kepada masyarakat.
Pemimpin yang kuat adalah mereka yang mau mendengarkan dan hadir di tengah-tengah persoalan rakyat.
Selain itu, pemuda KNPI secara khusus melakukan silaturahmi ke kediaman Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, SE., MP pada Minggu, 26 Juni 2026 malam.
Mengapa Ini Penting
Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan komitmen knpi gunungkidul dukung dan dampaknya bagi masyarakat.

