Capaian Booster Rendah, Pemerintah Lounching Vaksinasi Kenyamanan Ramadhan Dan Idul Fitri

IMG 20220401 WA0025
IMG 20220401 WA0025

Wonosari, (kupass.com)–Capaian vaksinasi booster di Kabupaten Gunungkidul masih rendah. Dari total penduduk yang ada, saat ini capaian vaksin ketiga ini berada di angka 7,5 persen dari total penduduk. Pemerintah pun terus menggencarkan kegiatan vaksinasi ini dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya tokoh lintas agama.

“Berat untuk nguyak-uyak (mengejar). Masyarakat sudah merasa cukup melaksanakan Vaksinasi dosis satu dan dua,”ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupatèn Gunungkidul Dewi Irawaty.

Terpisah perwakilan BIN DIY Eko Susilo berujar, pihaknya gencar melaksanakan Vaksinasi kolaborasi. Pada Jumat (01/04/2022) kegiatan vaksinasi booster dilaksanakan di komplek kantor Dinkes Gunungkidul dengan tema Vaksinasi Booster untuk Kenyamanan Ramadhan dan Idul Fitri 2022. Dia menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan tiga kebijakan penting jelang Idul Fitri 2022. Kebijakan tersebut adalah tidak ada lagi kewajiban karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), membolehkan ibadah tarawih Ramadhan dengan protokol kesehatan ketat, dan boleh mudik lebaran dengan syarat sudah vaksin ketiga (Booster).

“Pemerintah telah membuat kebijakan yang lama dirindukan masyarakat, salah satunya adalah membolehkan mudik pada lebaran Idul Fitri nanti dengan syarat sudah menerima vaksin Booster. Ini jelas kabar baik yang lama dinanti mereka yang hampir tiga tahun tidak bisa mudik. Maka harus dipersiapkan,”atanya.

Salah satu persiapannya, adalah membekali warga Gunungkidul dengan vaksin Booster. Warga sendiri harus siap menerima mereka. Salah satu persiapannya ikut menerima vaksin Booster.

“Sebab meski para pemudik sudah Booster, bukan berarti mereka tidak akan membawa virus Covid, namun dengan sudah Booster, warga punya kekebalan,”terangnya.

Tidak hanya persiapan untuk menyambut kedatangan pemudik, vaksin Booster juga dapat memberi rasa aman dan nyaman saat masyarakat ingin maksimal dalam menggelar ibadah komunal selama Ramadhan.

“Tidak hanya siap dalam menerima pemudik, dengan sudah Booster, masyarakat akan lebih aman dan sekaligus memberi kenyamanan orang lain dalam beribadah tarawih,misalnya,”katanya.

Sebagaimana disampaikan sebelumnya, kendati sudah terus gerilya di semua wilayah untuk melakukan percepatan vaksinasi, capaian Booster di Gunungkidul per hari ini masih terendah di DIY.

“Oleh karenanya, BIN bersama Dinkes akan terus meggandeng siapa saja dalam menyongsong mudik tahun ini. Termasuk selama Ramadhan nantinya,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.