Wonosari (kupass.com) – ibu muda dari seputaran Kapanewon Wonosari mendatangi Masjid Hudalinnas di Karangtengah, Wonosari pada hari Ahad, 21 Juni 2026 yang lalu.

Rangkuman Informasi Utama
Siang itu menjadi awal yang istimewa, dimana para ibu muda ini mengikuti kajian khusus bagi generasi milenial, generasi yang lahir tahun 80an dimana mereka telah melewati 3 dekade perubahan zaman yang luar biasa.

Ustadz Sugiyarto, S.EI selaku penggagas kajian ini mengatakan bahwa, ibu-ibu muda generasi milenial ini tidak bisa dipandang sebelah mata oleh karenanya dibutuhkan media bagi mereka untuk dapat menyalurkan energi dan eksistensi.
"Kajian Perempuan Milenial yang akan dilaksanakan sekali setiap bulan ini memang dibuat khusus bagi para ibu milenial, dimana kita tahu bahwa mereka yang tumbuh tanpa gadget, saat ini harus mengasuh anak-anak yang lekat dengan dunia digital" terang Sugiyarto.
Dalam dunia media sosial seperti saat ini, kaum milenial menjadi generasi yang masih memiliki ingatan kuat terhadap masa lalu, namun harus tetap tangguh menghadapi era baru yang hampir semuanya serba online.
"Teman-teman milenial ini memiliki energi yang besar, tantangan yang besar sehingga selayaknya diberikan ruang untuk berekspresi dan terus memperluas wawasan sebagai bekal dalam menghadapi berbagai pengaruh di sekitar kita", lanjut Sugiyarto.
Kajian Perempuan Milenial akan mengangkat tema-tema yang lekat dengan perempuan, khususnya tema yang sedang viral, hal ini dimaksudkan agar para perempuan dapat menyikapinya dengan tetap berpegang pada agama Islam.
Mengapa Ini Penting
Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan kajian perempuan milenial, kajian dan dampaknya bagi masyarakat.

