Jadi Oase Bagi Penyintas, Komunitas Sahabat Kanker Gunungkidul Resmi Dilantik YKI

Dirangkaikan dengan edukasi, masyarakat diimbau manfaatkan vaksin HPV gratis di Puskesmas untuk cegah kanker serviks.

PLAYEN (kupass.com) – Komunitas Sahabat Kanker Gunungkidul secara resmi diperkenalkan dan dilantik oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Gunungkidul pada Rabu (05/11/2025). Komunitas ini hadir sebagai ‘oase’ untuk merangkul dan mendorong para penyintas kanker agar dapat hidup lebih bersemangat dan berbahagia.

Jadi Oase Bagi Penyintas, Komunitas Sahabat Kanker Gunungkidul Resmi Dilantik YKI
Jadi Oase Bagi Penyintas, Komunitas Sahabat Kanker Gunungkidul Resmi Dilantik YKI

Dukungan untuk Perjalanan yang Melelahkan

Kanker, terutama kanker leher rahim dan kanker payudara, masih menjadi momok menakutkan. Bagi para survivor di Gunungkidul, proses pengobatan tidak hanya panjang dan melelahkan, tetapi juga seringkali mengharuskan mereka menempuh perjalanan jauh ke Yogyakarta untuk kontrol atau terapi.

Dukungan untuk Perjalanan yang Melelahkan
Dukungan untuk Perjalanan yang Melelahkan

Proses berat ini tidak hanya dirasakan oleh pasien, tetapi juga oleh keluarga pendamping. Hal inilah yang mendorong para penyintas dan relawan membentuk komunitas yang memiliki semangat tinggi untuk saling mendukung satu sama lain.

“Be Happy and Live Longer”

Dengan semboyan “Keep Spirit, Stay Healthy, Be Happy and Live Longer”, Sahabat Kanker Gunungkidul ingin menularkan semangat positif kepada sesama penyintas untuk menjalani proses pengobatan dengan sebaik-baiknya.

Be Happy and Live Longer
Be Happy and Live Longer

Ketua Sahabat Kanker Gunungkidul, Tutik, berharap keberadaan komunitas ini dapat memberikan dampak positif. “Kami ingin merangkul kawan-kawan penyintas agar mereka terus bersemangat. Dengan saling mengunjungi dan berkegiatan bersama, kami harap perjalanan para penyintas menjadi lebih bermakna,” ujarnya.

Edukasi Kanker dan Imbauan Vaksin HPV Gratis

Acara peresmian ini dihadiri oleh pengurus YKI, Bapak Sumedi, dan dr. Garce Tanama dari RSUD Wonosari. Dalam sambutannya, Sumedi berharap komunitas ini dapat terus menjaga persaudaraan dan mempererat silaturahmi sebagai bagian dari dukungan utama untuk penyintas.

Selain pengukuhan, acara juga diisi dengan materi edukasi dari Arinto (Puskesmas Nglipar 1) mengenai vaksin HPV dan seluk beluk kanker. Arinto menegaskan bahwa vaksin HPV adalah langkah preventif yang sangat efektif.

“Vaksin HPV terbukti dapat mengurangi risiko kanker serviks hingga 80 persen. Saya menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya yang memiliki putra-putri remaja, untuk melakukan vaksin HPV. Vaksinasi ini gratis dan dapat diakses di puskesmas terdekat,” pungkas Arinto.