Anak SMK Bikin Produk Animasi? Bisa!!

Wonosari (kupass.com). SMK Muhammadiyah Wonosari baru saja menggelar event pameran hasil karya siswa melalui Tefa atau Teaching Factory pada 24 Desember 2024.

Tefa merupakan program pengimbasan tahun 2024 dimana SMK Muhammadiyah Wonosari bersama 3 sekolah lain di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berkolaborasi dalam menampilkan berbagai program inovasi sebagai implementasi dari Teaching Factory.

SMK Muhammadiyah Wonosari
SMK Muhammadiyah Wonosari

Teaching Factory atau Tefa merupakan program dari Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta didukung oleh berbagai pihak.

Pameran Tefa di SMK Muhammadiyah Wonosari
Pameran Tefa di SMK Muhammadiyah Wonosari

Pameran Tefa di SMK Muhammadiyah Wonosari sendiri berlangsung meriah dengan tema “Teaching Factory Exhibition, Kanada Kreatif, Bangkit Bersama Dalam Karya Inspiratif”

Dalam pameran ini ditampilkan karya-karya siswa dalam beberapa booth, diantaranya Animasi dan Desain Komunikasi Visual, Kuliner, Otomotif, Perbankan Syariah, Akuntansi, Farmasi dan lain-lain.

Pameran yang digelar kali ini menjadi istimewa karena sekaligus menjadi moment peluncuran karya animasi siswa yang diberi judul “Laskar Muda”.

Laskar Muda merupakan bentuk intelectual property buatan siswa dari jurusan Animasi di SMK Muhammadiyah Wonosari, sebuah karya nyata yang sangat mungkin untuk dikembangkan lebih lanjut.

Peluncuran hasil karya siswa ini tidak lepas dari dukungan Studio Animasi Javiera yang telah membimbing dan memberikan pendampingan kepada para siswa, khususnya untuk pemgembangan Teaching Factory jurusan Animasi.

Eksibisi yang digelar di halaman SMK Muhammadiyah Wonosari ini dibuka secara simbolis oleh Kepala Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul, Tukiman, S.Pd., M.T dan dihadiri oleh Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Ir. M Bakrun, MM yang memberikan motivasi kepada para siswa.

“Inilah saatnya para siswa memanfaatkan teknologi dengan maksimal serta mengambil peluang yang lebih besar di era digital” ungkap Bakrun.

Pameran ini digelar bukan semata-mata untuk memamerkan hasil karya siswa saja, namun memberikan kesempatan dan membuka jaringan yang lebih luas.

Menjalin komunikasi dengan semua pihak, stake holder, dunia industri, pemangku kebijakan dan teman-teman media. Memperkuat sinergi antar sekolah dan memberikan bukti bahwa generasi muda saat ini merupakan motor penggerak untuk kemajuan.