Pemerintahan

Vaksin Dapat Sayur Gratis, Sasar Ribuan Pelajar di Kapanewon Tepus

Tepus, (kupass.com)–Pemerintah Kabupaten terus menggenjot pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19. Kali ini bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonensia (PGRI), vaksinasi dipusatkan di SMP N 1 Tepus pada Jumat (08/10/2021).

Vaksinasi dosis tahap dua ini diperuntukan para pelajar di tingkat SMP dan SMK. Tak hanya kegiatan vaksinasi, PGRI Gunungkidul juga membagikan gratis sayur mayur kepada wali siswa yang datang dalam kesempatan tersebut.

“Terimakasih atas peran dan dukungan seluruh pihak dalam melaksanakan vaksinasi ini, kesadaran pelajar yang semaki baik ini patut di apresiasi,”kata Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Sabtu (09/10/2021).

Target vaksinasi dosis kedua itu menyasar sebanyak 1328 siswa. Kegiatan ini dapat terlaksana tak lepas dari peran dan dukungan tenaga medis dari Dinas Kesehatan, UPT Puskesmas Tepus, TNI dan dari SMK Kesehatan.

“Kami berpesan kepada para pelajar untuk tetap semangat dan rajin belajar dengan tetap menjaga kesehatan meskipun telah di vaksin,”terangnya.

Program Sayur Sempulur
Program Sayur Sempulur

Anggota PGRI sekaligus Panitia Vaksinasi Jayadi menyampaikan, kegiatan vaksinasi dosis dua dan pembagian sayur gratis ini memang atas inisiatifnya. Jayadi berujar bahwa bakti sosial ini tidak lain disebutnya sebagai upaya memberdayakan para petani sayur di Gunungkidul saat masa pandemi.

“Ini sebagai bentuk kepedulian bersama bagi warga masyarakat yang membutuhkan. Ada sayur jenis kangkung, sawi, terong, lombok, bawang merah, bawang putih, tahu dan tempe yang kami bagikan. Semoga bermanfaat,”kata Jayadi.

Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected]

Ditulis oleh

Fajar Risdiyanto adalah Redaktur Pelaksana sekaligus jurnalis KUPASS.com. Ia meliput beragam peristiwa, pemerintahan, dan kehidupan masyarakat di Gunungkidul.

Tulisan lain dari Fajar Risdiyanto →