Gunungkidul

MPRO Archery Gunungkidul Luncurkan Jersey Baru, Tambah Peralatan Latihan Jelang PORDA 2027

Gunungkidul (kupass.com) – Playen, Gunungkidul, Yogyakarta – Jersey baru MPRO Archery resmi diperkenalkan kepada publik dalam sebuah acara sederhana namun penuh kehangatan keluarga di Rumah Makan Penyetan 18, Playen, Ahad (27/9/2026). Peluncuran ini menjadi penanda babak baru bagi komunitas panahan yang selama ini dikenal aktif membina atlet muda di Kabupaten Gunungkidul.

Acara tersebut dihadiri jajaran pelatih, atlet, serta member MPRO Archery. Ketua Umum PERPANI Kabupaten Gunungkidul, Harun Aribowo, S.H., turut hadir dan memberikan sambutan yang menyoroti konsistensi MPRO Archery dalam menjaga geliat olahraga panahan di daerah tersebut.

"Terima kasih kepada MPRO Archery yang konsisten menggembirakan panahan Gunungkidul," ujar Harun.

Dalam kesempatan itu, Harun juga menitipkan harapan besar. Ia ingin pembinaan atlet terus digenjot menjelang PORDA 2027, dengan target kontingen panahan Gunungkidul bisa tampil dengan kekuatan penuh di seluruh divisi yang dipertandingkan.

Bukan Sekadar Ganti Seragam

Di balik desain baru yang dikenakan para atlet, MPRO Archery ternyata menyiapkan langkah yang lebih substansial. Pada hari yang sama, komunitas ini menambah inventaris peralatan latihan berupa satu set busur compound Hoyt Ignite dan dua busur barebow.

Peralatan tersebut diserahkan langsung kepada Coach Mahanesvara dan sejumlah member MPRO untuk mendukung proses latihan sehari-hari. Direktur MPRO Archery Gunungkidul, Nurochman, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berbenah yang tidak berhenti pada sisi pembinaan saja, tetapi juga menyentuh kelengkapan sarana latihan.

"Semoga dengan busur compound ini bisa menjadi pemantik munculnya atlet-atlet panahan compound dan barebow di Gunungkidul," kata Nurochman.

Dengan tambahan alat tersebut, atlet-atlet muda punya kesempatan lebih terbuka untuk mencoba dan mendalami divisi compound maupun barebow, dua kategori yang selama ini masih kurang tergarap dibanding recurve di level daerah. Harapannya, regenerasi atlet panahan Gunungkidul bisa lebih merata di semua divisi.

Semangat yang Dibawa dari Komunitas

Bagi keluarga besar MPRO Archery, jersey baru bukan sekadar identitas visual. Ia menjadi simbol kebersamaan yang ingin terus dirawat lewat suasana latihan yang menyenangkan sekaligus serius menyiapkan atlet berprestasi.

Momentum peluncuran jersey dan tambahan peralatan ini sekaligus mempertemukan berbagai pihak yang selama ini bergerak bersama membina panahan di Gunungkidul, mulai dari MPRO Archery, PERPANI Gunungkidul, pelatih, atlet, hingga orang tua. Semuanya diarahkan pada satu tujuan: menyiapkan regenerasi atlet menuju berbagai kompetisi mendatang, termasuk PORDA 2027.

Seragam boleh berganti warna dan model, tetapi semangat yang dibawa MPRO Archery Gunungkidul tetap sama seperti sebelumnya, yakni guyub saat berlatih, konsisten dalam pembinaan, dan bersama-sama menjaga panahan Gunungkidul tetap bergairah.