POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran

Nglanggeran (kupass.com) – Salah satu gelaran event tahunan yang selalu ditunggu masyarakat di Gunungkidul adalah event milik Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yakni Geopark Night Specta (GNS) yang tahun ini memasuki tahun ke-8.

POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran - foto utama
Ilustrasi AI: POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran

Dampak dan Perkembangan

Tahun ini, GNS dilaksanakan pada tanggal 10-11 Juli 2026 dengan gebrakan-gebrakan baru yang mengantarkan Kabupaten Gunungkidul salah satunya mendapat piagam rekor Muri yakni penari perempuan terbanyak sejumlah 1500 orang.

POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran - foto pendukung-2
Ilustrasi AI: POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran

Sebagai event tahunan berskala internasional, tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Gunungkidul yang terlibat dalam acara ini, diantaranya adalah UMKM yang dihadirkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran - foto pendukung-3
Ilustrasi AI: POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran

lomba mengajukan diri sebagai pengisi tenant yang berjajar di depan panggung utama GNS. Slah satu peserta yang mendapat kesempatan untuk membuka stand di GNS kali ini adalah Komunitas Women CEO.

Dengan membawa aneka produk khas Gunungkidul seperti peyek kacang, coklat dan bakpia, hadir juga kerajinan resin dan aneka produk craft lainnya.

Tanti, salah satu penjaga stand di GNS mengatakan bahwa pengunjung cukup antusias untuk berbelanja, banyak dari mereka yang datang dari luar Gunungkidul bahkan dari luar negri.

"Kita seneng diberikan kesempatan untuk jualan disini dan memperkenalkan produk-produk asli Gunungkidul. Beberapa dari pembeli bahkan ingin belajar bagaimana membuat produk-produk kami seperti belajar membuat peyek" terang Tanti.

Bagi Tanti, kesempatan untuk berjualan di stand-stand seperti ini mendorong dirinya untuk terus meningkatkan kapasitas, bukan hanya soal produk tetapi juga bagaimana berkomunikasi dengan pembeli, bahkan jika event internasional harus belajar bahasa inggris.

Selain itu, Tanti juga harus mempersiapkan stand dengan sebaik mungkin, disini dia bekerja sama dengan teman-teman satu komunitasnya untuk membuat dekorasi yang menarik dan nyaman.

Tanti sangat bersyukur, dengan jam terbang yang terus bertambah, tidak membuatnya melupakan bagaimana menjaga kualitas produknya, namun justru menjadi pemantik baginya untuk meningkatkan nilai produknya dimata konsumen.

Tanti sangat yakin bahwa konsumen kembali membeli produknya bukan hanya kebetulan, namun itu menjadi bagian dari hasil belajar yang dia pelajari mengenai strategi marketing dan cara jualan.

Tanti juga berharap agar pemerintah kabupaten melalui dinas terkait terus mendorong kemajuan pelaku UMKM, baik dengan pelatihan-pelatihan maupun kesempatan untuk memperkenalkan produk di event-event lainnya.

Mengapa Ini Penting

Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan pov jualan di geopark dan dampaknya bagi masyarakat.

POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran - foto pendukung-4
Ilustrasi AI: POV Jualan Di Geopark Night Specta 8.0 Nglanggeran